Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Remala Abadi (DATA) Resmi Listing di BEI, Sahamnya Nyaris ARA

Saham Remala Abadi (DATA) nyaris tembus ARA usai resmi listing di BEI, Selasa (7/5/2024).
PT Remala Abadi Tbk. (DATA) resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/5/2024). /Bisnis-Rizqi Rajendra.
PT Remala Abadi Tbk. (DATA) resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/5/2024). /Bisnis-Rizqi Rajendra.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten telekomunikasi, PT Remala Abadi Tbk. (DATA) naik 34,04% atau nyaris menyentuh auto rejection atas (ARA) usai resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/5/2024).

Berdasarkan data BEI pukul 09.00 WIB, saham DATA mencatatkan kenaikan 34,04 % pada debut perdagangan pagi ini, atau naik 64 poin ke level Rp252 per saham. Sehingga, harga perdana saham perdana DATA di atas harga penawaran awal yang ditetapkan di Rp188 per saham. 

Adapun, frekuensi transaksi saham DATA saat pembukaan perdagangan sebanyak 3.500 kali dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 425.780 saham. Nilai transaksi (turnover) DATA pagi ini pun tembus Rp10,71 miliar.

Direktur Utama DATA Richard Kartawijaya mengatakan optimis dengan prospek bisnis yang dijalankan Perseroan saat ini, terutama penggunaan Internet melalui Pita Lebar (Broadband) yang terus meningkat di Indonesia. Menurutnya, penawaran umum saham DATA mendapatkan antusiasme tinggi dari investor.

"Tingginya minat investor terhadap saham DATA menunjukkan bahwa investor merespons positif prospek usaha Perseroan yang saat ini masih sangat baik dengan tren kinerja yang terus mengalami peningkatan. Tren positif kinerja Perseroan ini tak lepas dari masih rendahnya penetrasi internet fixed broadband di Indonesia," ujarnya di Gedung BEI pada Selasa (7/5/2024).

Berdasarkan prospektus, emiten yang akan menggunakan kode DATA ini akan menerbitkan saham sebanyak 275 juta saham biasa dengan nominal sebesar Rp50 per saham. Saham tersebut mewakili 20% saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. 

Harga yang ditawarkan adalah sebesar Rp188 per saham. Alhasil dana segar yang berpotensi diraup DATA adalah sebesar Rp51,7 miliar. 

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan yaitu sebesar Rp19,97 miliar akan digunakan oleh DATA untuk mengambil alih saham PT Fiber Media Indonesia (FMI) sebanyak 850 lembar saham atau setara dengan 85% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh FMI.

Selanjutnya, sebesar Rp26,88 miliar akan digunakan untuk pembelian aset, dengan rincian Rp16,90 untuk pembelian aset tetap berupa DWDM (Dense Wavelength-Division Multiplexing), sebesar Rp6,22 miliar untuk pembelian tiang jaringan fiber optik. 

Lalu, sebesar Rp2,76 miliar untuk pembelian kabel fiber optik. Serta sebesar Rp976,69 juta untuk pembelian 2 aset tetap, berupa tanah dan bangunan dan ruko yang berlokasi di Ciputat dan Cibinong.

Sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja seperti biaya pemasaran dan promosi. 

Untuk memuluskan aksi korporasi ini, DATA menunjuk UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Rencananya, saham DATA dicatatkan di BEI ada 7 Mei 2024, dengan masa penawaran awal telah dilakukan pada 5 hingga 22 April 2024. Kemudian masa penawaran umum pada 29 April hingga 3 Mei.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper