Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Emas Dunia Mulai Melandai, Konflik Timur Tengah Mereda

Harga emas stabil setelah mencapai level terendah dalam dua minggu di tengah berkurangnya ketegangan di Timur Tengah dan investor tunggu data ekonomi terbaru AS
Ilustrasi emas batangan. Dok Bloomberg
Ilustrasi emas batangan. Dok Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas stabil pada Rabu dini hari, (24/4/2024), setelah mencapai level terendah dalam lebih dari dua minggu di tengah berkurangnya kekhawatiran mengenai meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan investor menunggu data ekonomi untuk kejelasan lebih lanjut mengenai jadwal penurunan suku bunga AS. .

Mengutip dari Reuters, harga emas di pasar spot sedikit berubah pada US$2,325.80 per ounce pada waktu setempat, setelah sebelumnya mencapai titik terendah sejak 5 April. Reli emas batangan pada bulan Maret hingga April mendorongnya naik hampir US$400 ke level tertinggi sepanjang masa di US$2,431.29 pada 12 April.

Adapun harga emas berjangka AS ditutup 0,2% lebih rendah pada US$2,342.10.

Serangan Israel meningkat di Gaza dalam beberapa serangan terberat dalam beberapa minggu terakhir, namun dengan berkurangnya kekhawatiran akan konflik yang lebih luas setelah Iran mengatakan pada pekan lalu bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk membalas serangan pesawat tak berawak Israel, pasar keuangan menunjukkan tanda-tanda minat yang lebih besar terhadap risiko.

Hal ini berarti emas, yang secara tradisional dipandang sebagai tempat berlindung dari risiko, kini melemah, kata Julia Khandoshko, CEO broker Eropa Mind Money.

Pasar juga memantau dengan cermat sinyal dari AS, di mana data inflasi dan pernyataan dari Federal Reserve menunjukkan bahwa suku bunga mungkin tidak diturunkan pada bulan Juni, kata Khandoshko.

Pernyataan baru-baru ini dari pejabat Fed mengisyaratkan tidak adanya urgensi untuk menurunkan suku bunga, sehingga mengurangi daya tarik emas batangan yang tidak membayar bunga. Para pedagang sekarang memperkirakan penurunan suku bunga pertama The Fed kemungkinan besar akan terjadi pada bulan September.

Pasar akan mengawasi data PDB AS yang akan dirilis pada hari Kamis dan laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kesehatan perekonomian dan waktu pemotongannya.

Khandoshko menambahkan bahwa emas yang overbought juga mengalami koreksi teknis.

“Ada banyak investor yang melewatkan reli besar emas dan akan mencari cara untuk mengambil penurunan seperti ini,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index.

Di tempat lain, perak spot naik 0,4% menjadi US$27,29. Platinum logam autokatalis turun 0,5% menjadi US$912,75, sementara paladium naik 1,1% menjadi US$1.020,12.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper