Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Melemah Terbebani Saham AKRA, CPIN, BBCA hingga PGAS

Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/3/2024), terbebani penurunan saham AKRA, CPIN, BBCA, dan PGAS.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/3/2024), terbebani penurunan saham AKRA, CPIN, BBCA, dan PGAS. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/3/2024), terbebani penurunan saham AKRA, CPIN, BBCA, dan PGAS. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/3/2024) karena dibebani penurunan harga saham AKRA, CPIN, BBCA, dan PGAS.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama Bursa dengan Bisnis Indonesia ini menguat 0,07% atau 0,45 poin menuju level 624,48.

Dari total 27 konstituen yang masuk dalam Indeks Bisnis-27, sebanyak 12 saham parkir di zona hijau, sementara 7 saham menurun, dan 7 saham jalan di tempat alias stagnan.

Saham yang menguat pada perdagangan hari ini dipimpin oleh PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) lewat kenaikan 2,05% menjadi Rp1.490, lalu disusul saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) yang terapresiasi sebesar 1,89% menuju level Rp2.700.

Selanjutnya, terdapat saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang menguat 1,17% menuju angka Rp8.675 per lembar, dan saham PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) meningkat sebesar 1,15% menuju level Rp1.315.

Adapun pelemahan indeks dipimpin saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang mengalami penurunan 1,69% ke Rp1.745, disusul saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) terkoreksi sebesar 1,42% ke Rp5.200.

Lalu terdapat saham PT Bank Centra Asia Tbk. (BBCA) yang melemah 1,23% ke posisi Rp10.000, saham PT Perusahan Gas Negara Tbk. (PGAS) terkoreksi 1,12% menuju level Rp1.320, dan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turun 1,11% ke Rp1.785.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah sebesar 0,08% menuju level 7.332,44. Sebanyak 177 saham bertengger di zona hijau, lalu 102 saham melemah, dan 236 saham stagnan. Total market cap tercatat Rp11.766 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper