Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Potensi Happy Weekend, Rekomendasi Saham BBCA-JSMR

IHSG masih berkemungkinan akan menaik pada perdagangan hari ini Jumat (22/3/2024) dengan beberapa rekomendasi saham pilihan.
Karyawati mengamati pergerakan harga saham di kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (19/3/2024). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati mengamati pergerakan harga saham di kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (19/3/2024). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang lanjut naik pada perdagangan hari ini, Jumat (22/3/2024) dengan beberapa rekomendasi saham pilihan. Laju IHSG dipengaruhi sentimen kinerja emiten, penetuan suku bunga BI hingga The Fed, dan hasil Pilpres 2024.

CEO Yugen Bersinar Sekuritas Wiliam Surya Wijaya menyampaikan potensi penguatan IHSG masih terbuka. Hal tersebut sejalan dengan data data perekonomian yang cenderung stabil.

Jika terjadi momentum koreksi masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek hingga menengah.

“Peluang pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat belum akan beranjak dari fase konsolidasi wajar ditengah minimnya sentimen, sedangkan masa masa rilisnya kinerja emiten masih menjadi penopang pergerakan IHSG hingga saat ini,” tuturnya dalam publikasi riset.

Hari ini IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.272–7.35. Rekomendasi saham pilihannya adalah ASII, LSIP, SMGR, BBCA, BBRI, SMRA, JSMR, GGRM.

Sementara itu, pada perdagangan Kamis (20/3/2024), IHSG naik 0,10% atau 7,22 poin ke level 7.338,353. IHSG bergerak pada rentang 7.336,595-7.396,471 sepanjang perdagangan.

Sebanyak 16,6 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp11,17 triliun dan frekuensi sebanyak 1,19 juta kali.

Tercatat sebanyak 306 saham naik, 204 saham melemah, dan 254 saham lainnya berada di kondisi stagnan. Kapitalis pasar mencapai 11.770,032 triliun.

Beberapa saham masih menjadi saham tercuan alias top gainers. Posisi pertama top gainers adalah saham PT Totalindo Eka Persada Tbk. (TOPS) yang berhasil naik 33,33% ke posisi Rp4 per saham.

Posisi selanjutnya adalah saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) yang juga berhasil naik 24,77% ke posisi Rp1.360 per saham. Selanjutnya ada saham perbankan, saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) yang naik 24,66% ke posisi Rp364 per saham.

Posisi keempat adalah saham PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX) yang berhasil naik 24,58% ke posisiRp735 per saham. Selanjutnya adalah saham PT Golden Flower Tbk. (POLU) yang juga berhasil naik 24,39%ke posisi Rp306 per saham.

Selain top gainers saham, beberapa saham masih terpantau menjadi incaran beli dari investor asing. Berikut adalah penjelasannya.

Posisi pertama saham yang menjadi incaran beli investor asing adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan nilai beli bersih Rp140,0 miliar. Saham perbankan BUMN ini stagnan di posisi Rp6.100 per saham.

Posisi kedua ada saham PT Astra International Tbk. (ASII) dengan nilai beli bersih Rp131,3 miliar. Saham perusahaan inti Astra Grup ini masih bertengger diurutan kedua dengan kenaikan 1,42% atau 75 poin ke posisi Rp5.350 per saham.

Selanjutnya adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) dengan nilai beli bersih Rp59,7 miliar. Saham BUMN jasa layanan telekomunikasi ini melemah 1,02% atau 40 poin ke posisi Rp3.890 per sahamnya.

Posisi berikutnya dihuni oleh saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan nilai beli bersih Rp58,1 miliar. Saham perusahaan gas Grup Pertamina ini berhasil naik 3,89% atau 50 poin ke posisi Rp1.335 per sahamnya.

Posisi terakhir dihuni oleh saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) dengan nilai beli bersih Rp58,0 miliar. Saham BTN juga naik 4,04% atau 60 poin ke posisi Rp1.425 per sahamnya. (Fasya Kalak Muhammad)

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper