Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Emas Berkilau Berkat Keputusan The Fed, Analis Beri Tren Positif

Harga emas terus menunjukkan tren positif, didorong oleh keputusan kebijakan yang berkelanjutan dari The Fed dan prospek pelemahan dolar AS.
Karyawan menunjukan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas terus menunjukkan tren positif, didorong oleh keputusan kebijakan yang berkelanjutan dari The Fed dan prospek pelemahan dolar AS. 

Menurut analisis dari Deu Calion Futures (DCFX) Andrew Fischer harga emas hari ini cenderung mengalami kenaikan setelah keputusan penting dari Federal Open Market Committee (FOMC) pagi ini. Fischer menyatakan bahwa kebijakan The Fed yang berkelanjutan mendukung pertumbuhan ekonomi dan prospek pelemahan Dolar AS merupakan pendorong utama di balik tren positif ini.

Keputusan FOMC untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, serta prospek tiga pemangkasan suku bunga yang direncanakan pada tahun 2024, menunjukkan kebijakan The Fed yang berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Ini merupakan faktor penting yang memberikan dorongan positif bagi harga emas. Fischer menjelaskan bahwa kebijakan tersebut mengindikasikan pelemahan Dolar dalam jangka panjang, yang pada gilirannya meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Data dari Divisi Comex New York Mercantile Exchange melaporkan bahwa futures emas untuk penyerahan April diperdagangkan pada USD 2,00 per troy ons hari ini, menandai kenaikan sebesar 1,20% dari sesi sebelumnya. Level support dan resistance yang perlu diperhatikan adalah US$2.149,20 dan US$2.192,20, secara berturut-turut. 

Sementara itu, indeks Dolar AS Berjangka mengalami penurunan sebesar 0,40% dan diperdagangkan pada level US$103,07. Pergerakan ini memberikan dorongan tambahan bagi harga emas, mengingat hubungan invers antara harga emas dan dolar AS.

Selain itu, perak untuk penyerahan Mei juga mengalami kenaikan sebesar 2,14%, diperdagangkan pada USD 25,67 per troy ons, sementara tembaga untuk penyerahan Mei naik 0,42% dan diperdagangkan pada USD 4,09 per pon. Kenaikan harga logam mulia lainnya menunjukkan bahwa investor tidak hanya beralih ke emas sebagai lindung nilai, tetapi juga ke logam mulia lainnya dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Dalam konteks ini, prediksi Fischer menunjukkan bahwa harga emas memiliki potensi untuk terus naik dalam jangka panjang. Faktor-faktor seperti keputusan kebijakan The Fed, perubahan dalam kinerja Dolar AS, dan sentimen pasar global akan terus menjadi penentu utama bagi pergerakan harga emas dalam waktu yang akan datang. Seiring dengan itu, investor diharapkan memperhatikan perkembangan di pasar komoditas untuk mengambil keputusan investasi yang tepat. (Joyceline Munthe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper