Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Astra (ASII) Pacu Bisnis Mobil Bekas, Peluang Cuan jelang Lebaran

PT Astra Internasional Tbk. (ASII) tengah memacu lini bisnis mobil bekas, yang dalam waktu dekat berpotensi cuan jelang mudik Lebaran 2024.
PT Astra Internasional Tbk. (ASII) tengah memacu lini bisnis mobil bekas, yang dalam waktu dekat berpotensi cuan jelang mudik Lebaran 2024./Istimewa
PT Astra Internasional Tbk. (ASII) tengah memacu lini bisnis mobil bekas, yang dalam waktu dekat berpotensi cuan jelang mudik Lebaran 2024./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten konglomerasi, PT Astra Internasional Tbk. (ASII) tengah memacu lini bisnis mobil bekas, yang dalam waktu dekat berpotensi cuan jelang mudik Lebaran 2024 atau Hari Raya Idulfitri 1445 H.

Head of Investor Relations ASII Tira Ardianti mengatakan, momentum Ramadan dan Lebaran biasanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat karena adanya tradisi mudik. Hal tersebut menurutnya akan berdampak pada kinerja industri otomotif dalam negeri, termasuk pasar mobil bekas.

Sebagai pengingat, pada Agustus 2023 lalu, Grup Astra telah merampungkan proses akuisisi PT Tokobagus Indonesia (OLX Indonesia), dengan akuisisi tersebut maka 100% saham OLX Indonesia dimiliki oleh ASII dengan komposisi PT Astra Digital Mobil (99,98%) dan PT Astra Digital Internasional (0,02%).

Adapun, sebelum mengakuisisi OLX Indonesia, PT Astra Digital Mobil (ADMO) menjalankan bisnis platform digital jual beli mobil bekas dengan merek mobbi.

"Dengan bergabungnya OLX tahun lalu, anak usaha kami, Astra Digital Mobil kini dapat menyajikan berbagai opsi bagi pelanggan. Baik bagi mereka yang mencari mobil bekas melalui aplikasi OLX Classifieds, maupun bagi yang menginginkan kemudahan dengan mencari mobil yang memiliki jaminan garansi," ujar Tira kepada Bisnis, Rabu (20/3/2024).

Lebih lanjut dia mengatakan, pada Senin (18/3/2024), anak usaha ASII yaitu PT Astra Digital Mobil (ADMO) resmi memperkenalkan OLXmobbi yang lahir dari penggabungan antara mobbi, OLX Autos, dan mobil88.

OLXmobbi akan fokus pada bisnis layanan daring maupun luring jual beli mobil bekas yang berbasis teknologi serta one stop solution. Adapun ASII juga menyampaikan komitmen untuk memacu pasar mobil bekas, seiring dengan segmen penjualan mobil anyar Grup Astra yang masih menguasai pangsa pasar mobil nasional.

Tira mengatakan, ASII akan terus mengevaluasi portofolio bisnis dan memonitor dinamika pasar dengan cermat dalam strategi bisnis perseroan.

"Ke depan, tentunya kami akan berupaya untuk terus memperluas dan memperkuat ekosistem pasar mobil bekas di Tanah Air, terutama dengan sejumlah kehadiran kami di berbagai wilayah di Indonesia," pungkasnya.

Sejauh ini, OLXmobbi sudah memiliki lebih dari 30 diler dan pusat inspeksi yang tersebar di 10 kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Denpasar, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, dan Medan.

Di lain sisi, untuk penjualan mobil baru, ASII masih memimpin pangsa pasar mobil nasional yang naik menjadi 58% pada Februari 2024. Total penjualan mobil yang dikemas ASII sebanyak 41.240 unit, atau naik 8,57% secara bulanan (month-over-month/MoM) dari Januari 2024.

Meskipun demikian, angka penjualan mobil ASII pada Februari 2024 justru mengalami penurunan 11,43% secara year-on-year (yoy) dibandingkan penjualan pada Februari 2023 sebesar 46.564 unit.

Angka tersebut didapatkan dari penjualan berbagai merek mobil Astra seperti Toyota, Lexus, Daihatsu, Isuzu, UD trucks, hingga Peugeot. Sementara itu untuk segmen low cost green car (LCGC) ASII membukukan penjualan sebesar 12.091 unit pada Februari 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper