Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BUMN Waskita (WSKT) Rampungkan Hotel Saka dan Apartemen Milik PTBA

Waskita Karya dan Bukit Asam (PTBA) meresmikan Hotel Saka dan Apartemen Duren Tiga, dengan nilai kontrak pengerjaan Rp151 miliar.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) PT Waskita Karya (Persero) Tbk. yang digelar pada 21-22 Februari 2024 menyetujui skema restrukturisasi atas penyelesaian pokok dan bunga obligasi nonpenjaminan.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) PT Waskita Karya (Persero) Tbk. yang digelar pada 21-22 Februari 2024 menyetujui skema restrukturisasi atas penyelesaian pokok dan bunga obligasi nonpenjaminan.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) bersama dengan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) kembali melakukan peresmian proyek pembangunan gedung, yaitu Hotel Saka dan Apartemen Duren Tiga, Jakarta Selatan.  

SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan bahwa sebelum mengerjakan Hotel Saka dan apartemen, perseroan juga telah mengerjakan proyek rumah dinas dan Town House Duren Tiga, yang dimiliki PTBA.

Berdasarkan kontrak, Waskita Karya mengerjakan proyek tersebut dalam dua tahap. Pertama adalah pembangunan rumah dinas dan town house yang telah selesai pada 2021. 

“Sementara itu, tahap kedua untuk Hotel Saka, Apartemen dan Club House juga telah selesai pada tahun 2022, namun baru diresmikan tahun ini,” kata Ermy dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis pada Senin (18/3/2024). 

WSKT meraih kontrak paket pekerjaan proyek properti milik PTBA ini senilai Rp151 miliar, dengan lingkup pekerjaan struktur, arsitektur dan mekanikal elektrikal dan plumbing.

Adapun properti milik PTBA tersebut dibangun di atas lahan seluas 19.711 m2. Pembangunan tahap 1 yaitu 16 unit rumah tipe townhouse 2 lantai, 12 unit rumah tipe 150 2 lantai, 18 unit rumah tipe 120 2 lantai, 22 unit rumah tipe 90 2 lantai dan masjid 2 lantai. 

Selanjutnya, tahap kedua yaitu Hotel Saka dan Apartemen 5 lantai, serta 1 semi basement, club house 2 lantai & 2 kolam renang, 4 unit ruko 2 lantai, lapangan tenis dan lapangan basket.

Ermy menuturkan Waskita memiliki strategi dalam pembangunan sehingga selesai dengan tepat waktu yaitu dengan cara melakukan inovasi Building Information Modeling (BIM) 5D. 

Dengan metode itu, lanjutnya, proses pekerjaan pada proyek menjadi lebih mudah mulai dari pembuatan gambar kerja, review desain, mapping progress, sequence pekerjaan, hingga koordinasi dengan pihak yang terlibat pada proses pembangunan proyek. 

Selain itu, dengan adanya sistem data berbasis cloud, maka seluruh proses kegiatan proyek dapat terekam dan tersimpan dengan baik juga dapat diakses secara waktu nyata.

“Waskita selalu mendorong pengembangan green construction saat pelaksanaan konstruksi. Penerapan green construction yang merupakan bagian dari aspek green building adalah salah satu upaya perseroan dalam meningkatkan dan melindungi keragaman ekosistem,” kata Ermy. 

------------------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper