Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Target Produksi Migas Grup Bakrie ENRG Naik 15% pada 2024

PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menargetkan produksi minyak dan gas tumbuh hingga 15% sepanjang 2024.
PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menargetkan produksi minyak dan gas tumbuh hingga 15% sepanjang 2024. Istimewa/SKK Migas
PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menargetkan produksi minyak dan gas tumbuh hingga 15% sepanjang 2024. Istimewa/SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menargetkan produksi minyak dan gas tumbuh hingga 15% sepanjang 2024. 

Investor Relations Advisor Energi Mega Persada Herwin W. Hidayat mengatakan pihaknya menargetkan produksi minyak dan gas tumbuh 10% hingga 15% dibandingkan dengan 2023 lalu. 

“Sepanjang 2023, rata-rata produksi harian kami adalah 5,700 barel minyak perhari dan 165 juta kaki kubik gas per hari,” kata dia kepada Bisnis, Senin (11/3/2024). 

Guna dapat mencapai target tersebut, ENRG menganggarkan belanja modal sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2,34 triliun (kurs jisdor Rp15.603) sepanjang 2024. 

Capex tersebut juga akan digunakan untuk pengeboran potensi gas yang baru saja ditemukan di Blok Bentu PSC. Biaya-biaya tersebut akan digunakan termasuk untuk biaya-biaya development drilling, pembangunan pipa gas, pembangunan tambahan fasilitas produksi Blok Bentu. 

Meski demikian, produksi gas dari temuan gas baru di blok Bentu PSC masih akan ditindaklanjuti dengan development drilling, pembangunan pipa gas, dan pembangunan fasilitas produksi tambahan di tahun ini dan tahun depan. 

“Targetnya temuan gas baru tersebut bisa mulai berproduksi di tahun 2025,” kata dia. 

Pada pemberitaan Bisnis sebelumnya, anak perusahaan ENRG, EMP Bentu Limited, baru-baru ini berhasil menemukan sumber gas yang signifikan di sumur gas CEN-01, dengan estimasi sekitar 126 miliar kaki kubik. 

Penemuan sumber gas ini diharapkan akan memberikan kontribusi sekitar US$100 juta per tahun atau sekitar Rp1,57 triliun (dengan kurs jisdor Rp15.723) kepada ENRG.

Langkah selanjutnya akan mencakup pengeboran tambahan, pembangunan infrastruktur pipa gas, dan ekspansi fasilitas produksi untuk mengoptimalkan hasil penemuan ini. Pihaknya juga optimis untuk memulai produksi gas dari sumur CEN-01 dengan target volume harian sekitar 45 juta kaki kubik di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper