Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Garuda (GIAA) Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik Lebaran 2024

PT Garuda Indonesia Persero Tbk. (GIAA) menyiapkan sebanyak total 1,4 juta kursi penerbangan untuk periode angkutan Lebaran 2024.
Pesawat maskapai Garuda Indonesia berada di apron Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/7/2023). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Pesawat maskapai Garuda Indonesia berada di apron Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/7/2023). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Persero Tbk. (GIAA) menyiapkan sebanyak total 1,4 juta kursi penerbangan untuk periode angkutan Lebaran 2024.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan jumlah kursi tersebut sudah termasuk slot yang disiapkan oleh entitas anak GIAA, PT Citilink Indonesia. 

Secara terperinci, Dia memaparkan Garuda Indonesia akan menyediakan sedikitnya 706.000 kursi. Sementara itu, Citilink mengoptimalisasi rencana produksinya melalui penyediaan sedikitnya 710.000 kursi.

Adapun, jumlah kursi yang disediakan Grup Garuda mengalami kenaikan dibandingkan periode angkutan Lebaran 2023. Berdasarkan catatan Bisnis.com pada 3 April 2023, Grup Garuda kala itu mempersiapkan sebanyak 1,2 juta kursi untuk para penumpang. 

"Jumlah itu kami siapkan pada peak season mudik (Lebaran) buat antisipasi permintaan yang kita pastikan cukup melonjak tahun ini karena perekonomian yang semakin bagus," kata Irfan saat ditemui di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta pada Kamis (7/3/2024).

Irfan mengatakan, kenaikan tersebut seiring dengan semakin pulihnya pasar penerbangan di Indonesia. Hal tersebut juga didukung dengan kelanjutan pertumbuhan perekonomian Indonesia pada tahun ini. 

Dia melanjutkan, perseroan melihat potensi peningkatan trafik penumpang di kisaran 10%-20% pada periode Lebaran 2024 dibandingkan dengan Lebaran 2023 lalu. 

Sebelumnya, Garuda Indonesia menargetkan dapat mengoperasikan sekitar 80 armada pesawat hingga akhir 2024 mendatang. 

Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R Susardi menjelaskan penambahan armada pesawat merupakan salah satu strategi jangka panjang perseroan dalam meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. 

Ade mengatakan hingga saat ini, Garuda Indonesia memiliki sekitar 60 armada pesawat yang operasional. Dia menuturkan, penambahan armada pesawat perseroan akan dilakukan secara bertahap. 

“Sampai akhir tahun ini targetnya sekitar 80 armada (pesawat) yang beroperasi,” jelas Ade.

------------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper