Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah Tertekan Saham MYOR, TLKM, ASII

Saham MYOR, TLKM, BRPT, ASII membebani laju Indeks Bisnis-27 pagi ini.
Karyawan melintasi layar monitor perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi layar monitor perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (5/3/2024) karena dibebani penurunan harga saham MYOR, TLKM, BRPT dan ASII.

Berdasarkan data Investing, indeks hasil kerja sama Bursa dengan Bisnis Indonesia ini dibuka melemah sebesar 0,03% atau 0,16 poin menuju level 618,54.

Dari total 27 konstituen yang masuk dalam Indeks Bisnis-27, sebanyak 9 saham parkir di zona hijau, sementara 14 saham menurun, dan 4 saham jalan di tempat alias stagnan.

Saham yang menguat pada perdagangan hari ini dipimpin oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang naik 1,24% menjadi Rp6.125, kemudian disusul saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) meningkat sebesar 1,18% menuju level Rp2.570.

Selanjutnya, terdapat saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang mengalami penguatan sebesar 0,85% menuju Rp5.925 per lembar, dan saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) meningkat sebesar 0,56% menuju level Rp895.

Adapun pelemahan indeks dipimpin saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) yang turun 2,04% ke Rp2.400, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) terkoreksi 2,03% ke Rp3.860, dan saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun 1,97% menuju Rp995.

Lalu terdapat saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang melemah 0,96% ke posisi Rp5.150, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) terkoreksi 0,73% menuju Rp2.730, dan saham PT Indosat Tbk. (ISAT) turun 0,65% ke Rp11.525.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga pukul 9.30 WIB melemah sebesar 0,06% menuju level 7.269. Sebanyak 174 saham bertengger di zona hijau, lalu 256 saham menurun, dan 229 saham stagnan. Total market cap tercatat Rp11.655,43 triliun.

CEO Yugen Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pola gerak IHSG saat ini masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi tekanan terbatas yang masih terlihat.

Menurut William, fluktuasi nilai tukar rupiah masih akan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pola gerak IHSG dalam jangka pendek.

"Sentimen dari rilis data kinerja emiten mulai rilis akan turut mewarnai pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," paparnya dalam publikasi riset.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper