Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Sideways, Saham ISAT dan ASII Tetap Melaju Kencang

Indeks Harga Saham Gabungan (ASII) mengalami penguatan berkat sokongan dari saham ISAT yang bekerja sama dengan NVIDIA dan saham ASII yang melaju.
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (ASII) mengalami penguatan berkat sokongan dari saham ISAT yang bekerja sama dengan NVIDIA dan saham ASII yang melaju berkat kinerja laba.

Pada pembukaan perdagangan Kamis, (29/2/2024), IHSG naik tipis 0,02% ke posisi 7.337 berkat ditopang oleh 213 saham yang menguat. Diantaranya adalah saham Indosat (ISAT) yang naik hingga 6,49% ke level Rp11.900 setelah menekan kerja sama dengan NVIDIA.

Selain itu, saham Astra (ASII) juga ikut menguat sebanyak 0,96% ke level Rp5.275 setelah membukukan peningkatan laba bersih. Padahal di saat yang sama, beberapa saham big caps terpantau mengalami pelemahan seperti TPIA 0,22%, BBCA 0,75%, dan BBRI 1,20%.

Tim riset RHB Sekuritas menyatakan indeks komposit terlihat melakukan kembali rebound dengan kicking candle dan breakout garis MA5 disertai volume. Selama IHSG  bertahan diatas garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan melanjutkan fase bullish-nya.

“Namun jika kembali breakdown support garis MA5 maka berpeluang untuk masuk ke fase sideways dan menguji support garis MA20. Range pergerakan IHSG saat ini berada di kisaran 7.200 hingga 7.400,” ungkap tim pada Kamis (29/2/2024).

Adapun tim riset RHB merekomendasikan saham Adaro Energy Indonesia (ADRO) yang terlihat melakukan rebound dan menguji resistance garis MA5 meski dengan volume rendah. Mereka menilai jika mampu breakout garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20.

“Beli jika breakout Rp2.400 dengan target jual di Rp2.480 hingga Rp2.570 dan cut loss di Rp2.360,” sebut tim.

Selain itu, RHB Sekuritas merekomendasikan saham Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) yang terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA20 dan MA50 disertai volume. Mereka berpendapat selama saham INKP bertahan di atas garis MA50 maka berpeluang untuk kembali rebound dan mengkonfirmasi fase bullish-nya.

“Area beli di sekitar Rp7.975 dengan target jual di Rp8.525 hingga Rp8.900 sedangkan cut loss di Rp7.700,” sebut tim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper