Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Patrick Walujo Jelaskan Kelanjutan Rencana Buyback GOTO

Patrick Walujo menjelaskan rencana buyback saham GOTO tengah berada dalam tahap kajian.
CEO GOTO Group, Patrick Walujo dalam acara peluncuran aplikasi Gopay di Jakarta, Rabu (26/7/2023) - Youtube Gopay.
CEO GOTO Group, Patrick Walujo dalam acara peluncuran aplikasi Gopay di Jakarta, Rabu (26/7/2023) - Youtube Gopay.

Bisnis.com, JAKARTA - Patrick Walujo menjelaskan kelanjutan dari rencana pembelian kembali saham atau buyback saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO). Menurutnya, rencana aksi korporasi ini berada dalam tahap kajian. 

Direktur Utama GoTo Gojek Tokopedia Patrick Walujo menuturkan rencana buyback saham masih berada dalam proses kajian dan GOTO akan sangat berhati-hati dalam mengkaji semua aspek. 

"Jika diputuskan akan dilakukan, juga akan bergantung pada persetujuan pemegang saham dan regulator," kata Patrick dalam paparan publik insidetil GOTO, Rabu (28/2/2024). 

Dia melanjutkan, dengan tercapainya EBITDA positif GOTO di kuartal IV/2024, kinerja keuangan dan posisi arus kas GOTO semakin menguat. Namun, lanjutnya, GOTO akan terus berhati-hati dalam mengalokasikan modalnya. 

"Kami akan terus memprioritaskan penggunaan kas yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, termasuk eksplorasi kemungkinan dilakukannya buyback," tutur Patrick.

Di sisi lain, GOTO telah merampungkan transaksi akuisisi Tokopedia oleh TikTok pada 31 Januari lalu, senilai US$1,5 miliar. Proses integrasi antara TikTok dan Tokopedia pun terus berjalan. 

Patrick menjelaskan kerja sama antara Tokopedia dan TikTok dimulai dari kampanye beli lokal. Berdasarkan data dari merchant Tokopedia dan TikTok, mereka mencatatkan pertumbuhan penjualan produk 125% dibandingkan September 2023. 

Dalam survei yang dilakukan ke para merchant, lanjutnya, 97% merchant merasakan dampak positif dari kolaborasi TikTok Tokopedia. Sebagian besar merchant juga mendapatkan penambahan jumlah karyawan sejak kolaborasi dimulai. 

"Kami percaya kombinasi ini akan terus berkembang dan membawa manfaat besar bagi konsumen dan UMKM di Indonesia," ucap Patrick.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper