Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham ASII, MDKA & GOTO Dilego Asing saat Pilpres 2024

Investor asing terpantau melakukan aksi jual terhadap saham ASII, MDKA hingga GOTO saat Pilpres 2024.
Pengunjung beraktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (24/1/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (24/1/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Investor asing terpantau menjual sejumlah saham seperti ASII, MDKA hingga GOTO selama sepekan periode 12-16 Februari 2024 seiring dengan momentum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024

Berdasarkan data RTI Business, saham PT Astra International Tbk. (ASII) terpantau paling banyak dilego oleh investor asing dengan net foreign sell sebesar Rp237,7 miliar. Adapun, saham ASII juga terkoreksi 0,95% sepekan ke level Rp5.200 per saham.

Berikutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) milik Garibaldi Thohir juga banyak dijual asing senilai Rp147,7 miliar, disusul PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dengan net sell Rp96,9 miliar. Saham MDKA terkoreksi 2,44% ke Rp2.400, sedangkan saham GOTO turun 1,19% sepekan ke posisi Rp83 per saham.

Saham paling banyak dilepas asing selanjutnya yakni PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dengan net sell Rp78,7 miliar, disusul PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) senilai Rp39,8 miliar. Saham UNVR dan BTPS masing-masing ambles 12,92% dan 12,07%.

Saham Grup Mayora, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) juga terpantau dilepas investor asing dengan nilai Rp33,5 miliar, diikuti saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) senilai Rp25,3 miliar. Saham MYOR turun 2,07% ke Rp2.360, sedangkan TPIA merosot 14,84% ke posisi Rp4.620 per saham.

Berturut-turut, saham yang banyak dijual oleh investor asing selanjutnya yakni PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) senilai Rp11,1 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) sebesar Rp9,5 miliar, dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) senilai Rp3,8 miliar.

Ditinjau kinerja sahamnya, saham AKRA turun 0,31% sepekan ke level Rp1.625, diikuti saham CPIN terkoreksi 0,83% ke Rp4.800 per saham. Sedangkan saham MAPA menguat 4,17% sepekan ke Rp1.000 per saham.

Di lain sisi, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan aksi beli bersih atau net buy investor asing sebesar Rp20,05 triliun secara year-to-date (ytd) hingga akhir perdagangan Jumat (16/2/2024). 

"Investor asing pada hari ini [Jumat 16/2] mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,64 triliun, dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp20,05 triliun," ujar PJS Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dikutip Sabtu (17/2/2024).

Di tengah ramainya aksi jual investor asing, BEI mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 1,39%, dengan ditutup di level 7.335,54 pada Jumat (16/2/2024) dari 7.235,15 pada penutupan pekan lalu. 

Adapun, peningkatan tertinggi sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian saham sebesar 37,79%, menjadi Rp13,82 triliun dari Rp10,03 triliun pada sepekan yang lalu.  Sedangkan rata-rata volume transaksi harian saham turun sebesar 16,22% menjadi 17,72 miliar lembar saham, dari 21,15 miliar lembar saham pada sepekan lalu. 

Berikutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian saham mengalami peningkatan sebesar 25,37% menjadi 1.294.615 kali transaksi dari 1.032.639 kali transaksi pada sepekan lalu. 

"Kapitalisasi pasar sepekan ini juga mengalami peningkatan sebesar 1,06%, menjadi Rp11.603,01 triliun dari Rp11.481,43 triliun pada sepekan sebelumnya," pungkas Kautsar.

10 Saham Paling Banyak Dijual Asing Sepekan:

1. ASII (Rp237,7 miliar)

2. MDKA (Rp147,7 miliar)

3. GOTO (Rp96,9 miliar)

4. UNVR (Rp78,7 miliar)

5. BTPS (Rp39,8 miliar)

6. MYOR (Rp33,5 miliar)

7. TPIA (Rp25,3 miliar)

8. AKRA (Rp11,1 miliar)

9. CPIN (Rp9,5 miliar)

10. MAPA (Rp3,8 miliar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper