Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Sesi I Naik ke 7.227, Saham GOTO Ikut Melesat

IHSG terpantau menguat ke level 7.227,77 pada sesi I perdagangan Kamis, (1/2/2024). Saham GOTO terpantau melesat usai transaksi antara Tokopedia-TikTok rampung
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat ke level 7.227,77 pada sesi I perdagangan Kamis, (1/2/2024). Saham GOTO terpantau melesat usai transaksi antara Tokopedia-TikTok rampung.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG terpantau menguat 0,28% atau 19,28  poin ke 7.227,77 pada akhir sesi I perdagangan. Sepanjang sesi, indeks komposit bergerak di rentang 7.191-7.248.

Sebanyak 10,74 miliar saham diperdagangkan siang ini dengan nilai transaksi Rp5,11 triliun, dan frekuensi 813.073 kali.

Adapun, sebanyak 230 saham menguat, 268 saham melemah, dan 238 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.484 triliun.

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) terpantau naik 2,27% ke level Rp90 per saham pada siang ini. Saham GOTO juga laris diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp315 miliar.

Dari jajaran saham terlaris, ada BMRI dengan nilai transaksi Rp492,8 miliar, dan BBRI dengan nilai Rp422,1 miliar. Namun, saham BMRI turun 1,50% ke Rp6.550, sedangkan saham BBRI naik 1,32% ke Rp5.775.

Dari jajaran emiten berkapitalisasi pasar besar atau big cap, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) milik Prajogo Pangestu memimpin dengan kenaikan 2,31% ke level Rp5.525 per saham. Disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 1,77% ke Rp4.030.

Sementara itu, dari jajaran saham terboncos alias top losers dihuni oleh PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) yang ambles 18,06% ke level Rp177 per saham. Disusul PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) yang turun 7,89% ke Rp35 per saham.

Tim riset Bahana Sekuritas melihat pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang menyatakan terlalu dini untuk terjadi pemangkasan suku bunga AS pada bulan Maret telah membuat Wall Street menjadi lesu.

Sementara itu, Bursa saham Asia ditutup variatif dengan melambatnya PMI Manufaktur China dan rapat FOMC menjadi fokus perhatian pelaku pasar. IHSG yang ditutup menguat pada perdagangan Rabu (31/1/2023), ditopang oleh beberapa sektor seperti finansial, teknologi dan infrastruktur.

Bahana Sekuritas memperkirakan hari ini, Kamis (1/2/2024), IHSG berpotensi menguat terbatas dengan rentang antara 7.100 sampai dengan 7.300. Beberapa sektor yang perlu mendapatkan perhatian adalah konsumer, transportasi dan teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Ibad Durrohman

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper