Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jadwal Rights Issue Wijaya Karya (WIKA) 92,23 Miliar Saham, Efek Dilusi 91%

BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) akan menggelar rights issue dengan menawarkan 92,23 miliar saham baru.
Karyawati beraktivitas di depan logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Abdurachman
Karyawati beraktivitas di depan logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten BUMN konstruksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) akan menggelar rights issue dengan menawarkan 92,23 miliar saham baru. Pemegang saham yang tidak mengikuti aksi korporasi ini akan mengalami efek dilusi hingga 91,14%.

Berdasarkan prospektusnya, Rabu (23/1/2024) WIKA akan menawarkan 92,23 miliar saham baru Seri B dengan nominal Rp100 lembar per saham. Namun, saat ini, perseroan belum menentukan harga pelaksanaan dan perkiraan dana yang akan diraih dari rights issue

Setiap pemegang saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) tanggal 19 Maret 2024 pada pukul 16.15 WIB berhak atas saham Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Satu HMETD berhak atas satu saham baru yang diterbitkan dalam aksi korporasi ini.

Adapun pemegang saham utama WIKA merupakan negara Republik Indonesia atau pemerintah lewat kepemilikan saham Seri A Dwiwarna dan 5.834.849.999 (5,83 miliar) saham Seri B. 

Manajemen perseroan menyampaikan pemerintah akan melaksanakan HMETD yang menjadi porsinya dalam rights issue ini melalui penambahan penyertaan modal negara (PMN). 

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur bahwa Negara Republik Indonesia melakukan penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham perseroan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

Sementara itu, pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD sesuai dengan porsinya, akan mengalami penurunan kepemilikan sahamnya hingga 91,14%. 

“Pemegang saham perseroan yang tidak melaksanakan HMETD yang ditawarkan sesuai dengan porsi sahamnya, maka proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan akan mengalami penurunan [dilusi] sampai dengan maksimal 91,14%,” tulis prospektus WIKA. 

 

Manajemen WIKA mengatakan dana Rp6 triliun, yang diterima dari pemerintah melalui PMN, akan digunakan untuk modal kerja penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Ibu Kota Nusantara. Adapun sisanya untuk modal kerja proyek atau refinancing

Berikut jadwal rights issue Wijaya Karya (WIKA):

  •  Cum rights issue di pasar reguler dan negosiasi: 15 Maret 2024
  • Cum rights issue di pasar tunai: 19 Maret 2024
  • Ex rights issue di pasar reguler dan negosiasi: 18 Maret 2024
  • Ex rights issue di pasar tunai: 20 Maret 2024
  • Recording date: 19 Maret 2024
  • Distribusi HMETD: 20 Maret 2024 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper