Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Ditopang Data Neraca Dagang, Cek Saham-Saham Pilihan Ajaib

IHSG ditopang data neraca perdagangan yang berkontribusi menambah cadangan devisa. Ajaib Sekuritas pun memberikan sejumlah rekomendasi saham pada hari ini.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditopang data neraca perdagangan yang berkontribusi menambah cadangan devisa. Ajaib Sekuritas pun memberikan sejumlah rekomendasi saham pada hari ini, Selasa (16/1/2024).

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyampaikan pada perdagangan Senin (15/1/2024), IHSG ditutup turun 0,24% atau 17,13 poin di level 7.224 kemarin. IHSG mengalami koreksi, tetapi investor asing tercatat beli bersih di seluruh pasar senilai Rp185,8 miliar.

"IHSG hari ini Selasa (16/1/2024) diprediksi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 7.150-7.250," paparnya dalam publikasi riset.

Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca dagang Indonesia pada Desember 2023 sebesar US$3,31 miliar. Raihan itu lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar US$2,41 miliar, sekaligus tercatat surplus dalam 44 bulan beruntun.

Surplus neraca dagang pada Desember 2023 ditopang oleh ekspor non migas, seperti batubara dan bijih logam. Posisi neraca dagang yang kuat berkontribusi besar terhadap cadangan devisa untuk pertahanan ekonomi secara eksternal.

Dari Mancanegara, Kawasan Eropa pada November 2023 mencatat surplus neraca dagang sebesar EUR20,3 miliar, naik dari Oktober 2023 sebesar EUR 13,8 miliar. Sepanjang Januari hingga November 2023 surplus neraca dagang tercatat EUR49,7 miliar, lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun 2022 mengalami defisit EUR 323,7 miliar.

Dari Asia, penyaluran kredit baru dari perbankan di China pada Desember 2023 tercatat CNY1,11 triliun, meningkat dari bulan sebelumnya sebesar CNY1,09 triliun. Secara akumulasi pinjaman perbankan tahun 2023 tembus CNY 22,75 triliun atau tumbuh 6,8% yoy.

Akselerasi penyaluran kredit sejalan dengan kebijakan moneter longgar yang dilakukan Bank Sentral China (PBoC) untuk meningkatkan aktivitas ekonomi.

Rekomendasi saham Pilihan Ajaib Sekuritas


MTEL

  • Buy : 690
  • TP : 710
  • Stop loss: <665
  • Berpotensi reversal dari bearish jangka pendek. Pergerakan harga di atas MA (5,100). Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi.
  • Per September 2023, MTEL berhasil mencatat laba bersih Rp1,43 triliun (+16,6% yoy). Dari sisi top line pendapatan tumbuh 11,9% yoy menjadi Rp6,3 triliun. Pada 9M23 jumlah menara organik bertambah 481 menara dan hasil akuisisi 1.192 menara, sehingga jumlah keseluruhan menara sebesar 37.091.


SMDR

  • Buy : 386
  • TP : 400
  • Stop loss: <370
  • SMDR bullish continuation yang diperkuat dengan kenaikan volume signifikan. Indikator stochastic crossing dan bergerak naik, serta MACD bar histogram positif.
  • Konflik Timur Tengah masih menyebabkan gangguan supply di laut merah. Hal ini berdampak pada kenaikan freight rate. Indeks kontainer global Drewry melaporkan kenaikan harga kontainer per 11 Januari 2024 dalam sepekan sebesar 15% menjadi USD 3.072 per 40 kaki kontainer (FEU). Sedangkan pada periode yang sama jika dibandingkan dengan tahun 2023 melesat 44%.


DRMA

  • Buy :1.380
  • TP :1.420
  • Stop loss: <1.345
  • Secara major trend sideways berada di support, berpotensi membentuk pola morning star. Indikator MACD bar histogram dalam momentum positif.
  • Penjualan mobil nasional pada Desember 2023 tumbuh 1,1% mom menjadi 85.284 unit. Akselerasi tersebut sejalan dengan tingginya daya beli konsumen yang tercermin dari IKK. Kenaikan penjualan mobil nasional turut berdampak positif bagi DRMA dalam segmen komponen otomotif.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper