Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kinerja Pasar Modal 2023, OJK: IHSG Naik tapi Terjadi Outflow di Obligasi Korporasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sepanjang 2023 IHSG berhasil naik 6,16%, tetapi outflow asing terjadi di obligasi korporasi Rp0,92 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi. OJK mencatat sepanjang 2023 IHSG berhasil naik 6,16%, tetapi outflow asing terjadi di obligasi korporasi Rp0,92 triliun. - Bisnis/Wibi Pangestu Pratama
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi. OJK mencatat sepanjang 2023 IHSG berhasil naik 6,16%, tetapi outflow asing terjadi di obligasi korporasi Rp0,92 triliun. - Bisnis/Wibi Pangestu Pratama

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merangkum kinerja dan capaian pasar modal Indonesia di 2023. Sepanjang tahun lalu, OJK mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik 6,16%, tetapi outflow asing terjadi di obligasi korporasi Rp0,92 triliun.

Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menuturkan selama 2023, kinerja IHSG menjadi yang tertinggi kedua di antara kinerja Bursa Asia Tenggara setelah Vietnam dengan menguat 6,16%. Nilai kapitalisasi pasar tumbuh mencapai Rp11,67 triliun atau 22,9%.

Dari sisi likuiditas transaksi, rata-rata nilai transaksi saham di Desember 2023 meningkat menjadi Rp10,75 triliun per hari, dibandingkan November 2023 yaitu Rp10,54 triliun per hari year to date (YTD).

Dia juga menuturkan capaian kinerja IHSG juga ditopang pertumbuhan jumlah investor pasar modal yang melanjutkan kenaikan double digit sebesar 18,04% menjadi 12,17 juta investor.

"OJK optimistis ruang pertumbuhan industri pasar modal Indonesia masih luas untuk semakin memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional," tutur Inarno, dalam konferensi pers OJK, Selasa (9/1/2024).

Di pasar Surat Berharga Negara (SBN), selama 2023 yield atau imbal hasil SBN turun rata-rata 29,51 bps di seluruh tenor, dengan investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp79,8 triliun year to date (YTD).

Sementara itu, untuk pasar obligasi korporasi, aliran dana keluar atau outflow investor asing sebesar Rp0,92 triliun selama 2023. Selama month to date (mtd) pasar obligasi korporasi per 29 Desember 2023 mencatatkan dana asing atau inflow Rp541,8 miliar.

Di industri pengelolaan investasi, nilai asset under management (AUM) per 29 Desember 2023 sebesar Rp824,73 triliun, dengan nilai aktiva bersih Rp501,46 triliun atau naik sebesar 1,77% mtd. Investor reksa dana membukukan net subscription sebesar Rp6,31 triliun mtd.

Kemudian secara ytd pada 2023, kinerja industri reksa dana relatif stabil dengan nilai aktiva bersih (NAB) turun 0,67%. Namun, masih mencatatkan net subscription Rp8,98 triliun.

Inarno juga menyampaikan penghimpunan dana di pasar modal pda 2023 masih tinggi sebesar Rp255,39 triliun, dengan emiten baru tercatat sebanyak 83 emiten hingga Desember 2023. Penghimpunan dana ini telah melampaui capaian target di 2023 sebesar Rp200 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper