Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyebab IHSG Melonjak 1% ke 7.366 Meski Bursa Asia Merah

IHSG mampu melonjak 1% lebih seiring dengan dorongan saham bank jumbo di tengah pelemahan Bursa Asia.
Karyawan memantau pergerakan saham di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Rabu (4/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawan memantau pergerakan saham di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Rabu (4/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) melonjak 1% lebih seiring dengan lonjakan saham-saham bank jumbo BBCA, BBRI, BMRI, BBNI.

IHSG naik 1,03% atau 74,96 poin menjadi 7.354,05 per pukul 15.15 WIB. IHSG sempat mencapai level tertinggi 7.366,21, dan terendah 7.280,40.

IHSG naik saat Bursa Asia melemah. Nikkei 225 Jepang turun 0,53%, Hang Seng Index Hong Kong turun 0,43 poin, dan Straits Time Singapura turun 0,86%.

Di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 310 saham menguat, 219 saham melemah, dan 229 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.836 triliun.

Dari jajaran saham terlaris, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi yang terbesar dengan transaksi Rp717,8 miliar. Saham BMRI naik 4,92% ke Rp6.400.

Saham bank BUMN lainnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga laris diperdagangkan dengan nilai transaksi 437,8 miliar. Saham BBRI naik 1,34% e Rp5.675.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) milik Hartono bersaudara mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp425,7 miliar. Saham BBCA juga tercatat naik 1,07% ke level Rp9.450 per saham.

Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan transaksi Rp291,7 miliar. Saham BBNI naik 3,74% ke Rp5.550. 

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG hari ini berpotensi menguat meskipun kemarin tercatat turun 0,61% ke 7.279 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kendati demikian, selama masih mampu berada di atas area support terdekatnya di 7.245, maka posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave v dari wave (i). 

"Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7.340-7.355. Namun, tetap waspadai akan adanya koreksi dari IHSG yang mengarah ke 7.181-7.245 untuk membentuk awal dari wave (ii) dari wave [iii]," tulis analis MNC Sekuritas Kamis, (4/1/2024).  

MNC Sekuritas memprediksi support IHSG hari ini akan berada di kisaran 7.245-7.141, sementara level resistance IHSG pada rentang 7.346-7.877.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper