Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Berpeluang ke 7.230, Rekomendasi Saham MEDC, SMRA, BFIN

IHSG incar level 7.230 pada perdagangan Rabu (20/12/2023) dengan rekomendasi saham MEDC, BFIN, SMRA.
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu kantor perusahaan sekuritas di Jakarta, Kamis (12/1/2023). Bisnis/Suselo Jati
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu kantor perusahaan sekuritas di Jakarta, Kamis (12/1/2023). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) bepeluang melanjutkan penguatan ke 7.230 pada perdagangan Rabu (20/12/2023) dengan rekomendasi saham MEDC, BFIN, SMRA.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyampaikan pada perdagangan Selasa (19/12/2023), IHSG ditutup naik +0,96% atau +68,32 poin di level 7.187,84. Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang 7.154-7.230.

Adapun sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia melaporkan pada November 2023 penjualan motor domestik turun 2,8% yoy menjadi 572.000 unit. Penurunan tersebut lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 4,0% yoy.

Pada periode bulanan (mom) penjualan motor tumbuh 10,8% pada November 2023. Secara keseluruhan, akumulasi penjualan motor Januari-November 2023 tumbuh 22,6% yoy menjadi 5,8 juta unit.

Di sisi lain, investor asing catatkan inflow sebesar Rp194,6 miliar di pasar ekuitas domestik seiring dengan penguatan IHSG. Pekan ini pelaku pasar mencermati keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang diproyeksikan tetap di level 6%.


Dari mancanegara, kawasan Eropa mencatat inflasi tahunan pada November 2023 sebesar 2,4%, turun dari bulan sebelumnya sebesar 2,9%, sekaligus menjadi yang terendah sejak Juli 2021. Turunnya inflasi sejalan dengan koreksi harga komoditas energi.

Dari Asia, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya di level -0,1%. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun juga tetap pada level 0% dan memungkinkan kenaikan hingga batas atas sebesar 1%. Kebijakan ultra longgar ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi Jepang.

Saham-saham Pilihan Ajaib Sekuritas


MEDC

  • Buy :1.115
  • TP : 1.155
  • Stop loss: <1.070

MEDC berpotensi bullish continuation membentuk rounding bottom. Pergerakan harga di atas MA (5,20). Indikator MACD bar histogram positif.

Harga crude oil kembali mengalami penguatan +1,34% di level US$73,44 per barel pada Selasa (19/12). Sementara Realisasi Capex MEDC hingga 9M23 sebesar US$210 juta, di mana sektor Migas berkontribusi sebesar US$155 juta untuk pengembangan blok Natuna dan Corridor, serta sektor terbarukan sebesar US$55 juta untuk pengembangan proyek Ijen Geothermal.


SMRA

  • Buy :560
  • TP : 580
  • Stop loss: <530

SMRA berpotensi bullish reversal di atas MA (5). Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi.

Per September 2023, SMRA memperoleh marketing sales Rp3 triliun atau 60% dari target tahun 2023 sebesar Rp 5 triliun. Namun, optimisme penjualan di akhir kuartal 2023 dan tahun 2024 berpotensi naik sejalan dengan insentif PPN DTP 100% periode Nov 2023-Juni 2024 untuk rumah dengan harga jual maksimal Rp5 miliar.


BFIN

  • Buy :1.140
  • TP :1.180
  • Stop loss: <1.100

BFIN dalam jangka pendek sideways. Indikator stochastic di area middle to overbought dan MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi.

Potensi menurunya suku bunga The Fed sebesar 75 bps di tahun 2024 menjadi katalis positif bagi permintaan kredit dan mengurangi interest expense BFIN. Per September 2023, new financing tumbuh 5,3% yoy menjadi Rp14,5 triliun, didominasi 58,3% oleh segmen refinancing kendaraan roda empat.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper