Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kuntoro Mangkusubroto Meninggal, TAPG, SMDR, BSSR Lapor Bursa

PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR), dan PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR) melaporkan Kuntoro Mangkusubroto meninggal.
Erta Darwati,Farid Firdaus
Erta Darwati & Farid Firdaus - Bisnis.com
Rabu, 20 Desember 2023 | 13:40
PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR), dan PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR) melaporkan Kuntoro Mangkusubroto, komisaris independen perseroan, meninggal pada 17 Desember 2023.
PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR), dan PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR) melaporkan Kuntoro Mangkusubroto, komisaris independen perseroan, meninggal pada 17 Desember 2023.

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah emiten seperti PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR), dan PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR) melaporkan wafatnya komisaris Kuntoro Mangkusubroto.

SMDR merupakan emiten yang bergerak di bidang pelayaran logistik. Direktur dan Sekretaris Perusahaan SMDR Farida Helianti Sastrosatomo menyampaikan bahwa Komisaris Independen SMDR Kuntoro Mangkusubroto telah meninggal dunia.

"Saat ini jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan masih memenuhi ketentuan yang berlaku," paparnya dalam keterangan tertulis ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sekretaris Perusahaan BSSR Bueno Jurnalis juga menyampaikan informasi serupa. Segenap Dewan Komisaris dan Direksi BSSR mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kuntoro Mangkusubroto sebagai Komisaris Independen BSSR. BSSR merupakan emiten di sektor batu bara.

Sementara itu, emiten sawit milik taipan TP Rachmat PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) akan menetapkan jajaran dewan komisaris yang baru pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), usai wafatnya Kuntoro Mangkusubroto.

Sekretaris Perusahaan Triputra Agro Persada Joni Tjeng mengatakan Kuntoro Mangkusubroto meninggal dunia pada Minggu, 17 Desember 2023. Pihaknya menegaskan informasi ini tidak berdampak material terhadap operasional perusahaan.

“Perihal susunan Dewan Komisaris akan kami sampaikan pada pelaksanaan RUPS terdekat yang akan kami sampaikan kemudian,” kata Joni dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (19/12/2023).

Kuntoro Mangkusubroto meninggal dunia pada usia 76 tahun. Almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Kesemek Blok S Nomor 2 Kompleks Kalibata Indah, Jakarta Selatan.

Sebagai informasi, Kuntoro lahir pada 14 Maret 1947.  Kuntoro merupakan mantan Menteri Pertambangan dan Energi RI, di era Kabinet Reformasi Pembangunan, pada tahun 1998-1999. Dia juga merupakan mantan Direktur Utama PLN tahun 2000-2001.

Selain itu, almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP atau UKP4) sejak 22 Oktober 2009-31 Desember 2014.

Dia tercatat menjabat sebagai Kepala Badan Pelaksana Badan Rehabilitasi Rekonstruksi Aceh-Nias yang bertugas melakukan pemulihan kawasan Aceh dan Nias pasca tsunami dahsyat 26 Desember 2004.

Profil Kuntoro Mangkusubroto:

- Riwayat Pendidikan 

(1972) S1 - Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) 

(1976) Stanford University, Industrial Engineer 

(1977) S2 - Stanford University, Civil Engineer

(1982) S3 - ITB, Ilmu Teknik bidang Ilmu Keputusan 

- Riwayat Karier

(1972-sekarang) Dosen Jurusan Teknik Industri, ITB 

(1983-1988) Staf Ahli Menteri Muda UP3DN

(1984) Pembantu Asisten Administrasi Menteri Sekretaris Negara RI

(1988-1989) Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam

(1989-1994) Direktur Utama PT Tambang Timah

(1993-1997) Direktur Jenderal Pertambangan Umum, Departemen Pertambangan dan Energi

(1997-1998) Deputi Bidang Perencanaan, Badan Kordinasi Penanaman Modal 

(1998) Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan VII

(1998-1999) Menteri Pertambangan Kabinet Reformasi Pembangunan 

(2000) Direktur Utama PLN

(2005) Kepala Badan Pelaksana-Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias

(2009) Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper