Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Darma Henwa (DEWA) Siapkan Capex Rp2,94 Triliun pada 2024, Beli Armada Baru

Darma Henwa (DEWA) mengalokasikan belanja modal US$190 juta pada 2024, naik signifikan dibandingkan 2023 yang sebesar Rp217 miliar.
Aktivitas jasa pertambangan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA)/Istimewa.
Aktivitas jasa pertambangan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA)/Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Bakrie PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menganggarkan belanja modal atau capex sebesar US$190 juta atau setara Rp2,94 triliun (kurs jisdor Rp15.516) tahun depan. 

Direktur Darma Henwa Ahmad Hilyadi mengatakan sepanjang tahun 2024, DEWA akan menganggarkan belanja modal mencapai US$190 juta dengan alokasi pemajuan armada serta penambahan armada baru. 

“Diharapkan dengan armada baru dan alat-alat kita yang sekarang, kita lebih efisien dan produksi akan lebih cepat tercapai,” katanya dalam paparan publik, Senin (18/12/2023). 

Berbanding terbalik dengan rencana belanja modal tahun depan, untuk tahun ini DEWA hanya menganggarkan capex sebesar Rp217 miliar yang digunakan untuk maintenance dan pemulihan armada yang sudah ada. 

DEWA pun masih berdiskusi dengan internal terkait dengan target produksi tahun depan. DEWA masih akan berdiskusi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia untuk finalisasi perencanaan tambang.  

Sementara itu, untuk target produksi hingga akhir tahun ini, DEWA optimis dapat memproduksi batu bara hingga 17,5 juta ton atau naik 2,8% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 17,03 juta ton. 

“Proyeksi overburden di tahun 2023 ini adalah sebesar 172 juta BCM atau naik sekitar 9,8% dibandingkan di tahun sebelumnya sebesar 165,65 juta BCM,” imbuh Ahmad.

Sejalan dengan target produksi, DEWA juga membidik pendapatan sepanjang 2023 sebesar Rp5 triliun dengan laba bersih yang diproyeksikan dapat mencapai Rp80 miliar. 

Ahmad mengklaim hingga periode September 2023, sudah 90% dari target tersebut tercapai. Meski demikian, DEWA masih belum dapat memaparkan kinerja Januari-September 2023 karena laporan keuangan yang masih dalam proses audit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper