Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Berpeluang Menguat ke 7.250, Cek Rekomendasi Saham BBCA, BUMI hingga MNCN

IHSG berpotensi menguat ke level 7.200-7.250 pada hari ini, Senin (18/12/2023). Saham BBCA, BUMI hingga MNCN berpeluang diuntungkan.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 7.200-7.250 pada Senin (18/12/2023), seiring dengan adanya sentimen penurunan suku bunga The Fed dan RDG Bank Indonesia pekan ini. Saham BBCA, BUMI hingga MNCN berpeluang diuntungkan.

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG pada pekan lalu (15/12/2023) terpantau melanjutkan rally, sejalan dengan Stochastic RSI yang cenderung bergerak naik dan pembentukan sinyal goldencross pada MACD.

"Hal tersebut membuka peluang rebound lanjutan IHSG ke kisaran 7200-7250 pekan ini," ujar Valdy dalam riset harian yang dikutip pada Senin (18/12/2023). 

Sentimen pekan ini lanjut Valdy, diperkirakan masih berasal dari keputusan sejumlah bank sentral dunia. The Fed, ECB dan BoE memutuskkan menahan sukubunga acuan pada pertemuan Desember 2023. Selain itu, pasar yang masih merespon positif akan clue terbaru The Fed akan pemangkasan sukubunga acuan sebanyak 3 (tiga) kali di 2024.

Pada pekan ini juga, BI akan mengadakan RDG pada 20-21 Desember 2023. BI diperkirakan akan kembali menahan sukubungan acuan di Desember 2023, mengikuti keputusan sejumlah bank sentral pada pekan ini.

"Hal ini berpotensi mendorong nilai tukar rupiah untuk beberapa waktu kedepan. Sebagai informasi, nilai tukar Rupiah berada di Rp15,490/USD (+0.032%) di Jumat (15/12) sore," tambahnya.

Dari data ekonomi, sejumlah data penting akan dirilis pada pekan depan. Kawasan Eropa (19/12) dan Inggris (20/12) akan merilis data inflasi bulan November 2023. Sementara, AS akan merilis data GDP Growth Rate QoQ Final (Q3) di Kamis (21/12).

Pasar dapat memperhatikan saham-saham dengan peluang rebound dan rebound lanjutan seperti BBCA, BUMI, MDKA, KLBF, AUTO, BTPS, dan MNCN di pekan ini.

________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper