Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Perang Harga Tiktok Shop sama Shopee Terjadi di Harbolnas 12.12

Perang harga antara TikTok Shop dengan Shopee terjadi saat Harbolnas 12.12 lewat strategi promo dan cashback pada transaksi yang terjadi.
Ilustrasi tiktok shop/facebook
Ilustrasi tiktok shop/facebook

Bisnis.com, JAKARTA - Perang harga antara TikTok Shop dengan Shopee terjadi saat Harbolnas 12.12 lewat strategi promo dan cashback pada transaksi yang terjadi.

Kolaborasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dengan TikTok resmi meluncur pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 hari ini, Selasa (12/12/2023). Program Harbolnas 12.12 ini menjadi uji coba bagi kerja sama GOTO dan TikTok.

Dari pantauan Bisnis terhadap tayangan live di TikTok, sejak pukul 00.00 WIB dini hari, keranjang kuning untuk berbelanja mulai tersedia lagi di TikTok.

TikTok dan Tokopedia meluncurkan kampanye Beli Lokal dalam kolaborasinya ini. Kerja sama antara TikTok dan Tokopedia ini juga menawarkan diskon dan kupon kepada pembeli yang dapat ditukarkan saat melakukan check out barang. 

TikTok Shop memberikan diskon platform kepada pembeli sebesar 30%, atau maksimal Rp30.000. 

Saat akan melakukan pembayaran, TikTok Shop juga menyediakan pembayaran melalui ekosistem GOTO, yakni Gopay. Gopay juga memberikan cashback sebesar Rp10.000 kepada pembeli, dengan minimal pembayaran sebesar Rp60.000.

Bisnis mencoba membandingkan harga dengan platform e-commerce lain seperti Shopee. Sebuah sepatu misalnya, bisa dijual lebih murah Rp30.000 di TikTok Shop, dibandingkan dengan Shopee. 

Begitu pula dengan produk perawatan tubuh sama yang dijual lebih murah di TikTok Shop dibandingkan dengan Shopee.

Sebelumnya, Manajemen GOTO dalam keterangan resminya menuturkan bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia. Dengan kerja sama ini, TikTok akan memiliki pengendalian atas Tokopedia.

"Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola oleh Tokopedia," tulis manajemen, Senin (11/12/2023). 

Tampilan Tiktok Shop
Tampilan Tiktok Shop

Kemitraan strategis ini menurut Manajemen GOTO akan diawali dengan periode uji coba yang dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian serta lembaga terkait. Program yang akan diluncurkan di masa uji coba ini adalah kampanye Beli Lokal pada 12 Desember 2023, bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Analis Kiwoom Sekuritas Miftahul Khaer menjelaskan melalui kerja sama ini, TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan dengan Tokopedia. Dia menilai kerja sama antara dua raksasa e-commerce dan social media tersebut dapat menciptakan market capitalism yang kokoh dalam industri digital. 

"Market share GOTO pada 2022 sebesar 35%, sedangkan TikTok Shop Indonesia sebesar 5%. Dengan penggabungan tersebut, GOTO menjadi pemimpin pasar dengan persentase pasar sekitar 40%," kata Miftahul, Selasa (12/12/2023). 

Miftahul merekomendasikan agar investor bisa lebih rasional dalam mengambil keputusan investasinya terhadap saham GOTO. Dia juga menyarankan agar investor wait and see ketika ingin mengoleksi atau melepas saham GOTO.

Menurut Miftahul, GOTO saat ini masih berada dalam fase bullish dengan range resistance di Rp120-Rp125 dengan level support di range harga Rp80-Rp85

Sementara itu, Associate Director of Investment and Research Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demu menuturkan investor harus melihat ekosistem seperti apa yang akan dibangun GOTO dengan adanya kehadiran TikTok. 

"Secara garis besar, kolaborasi ini akan memberikan nilai lebih kepada TikTok dan GOTO," ujar Nico. 

Dia menjelaskan, TikTok memiliki kemampuan dalam mendisrupsi pasar dengan menciptakan aplikasi yang memiliki dampak terhadap pengguna. Hal tersebut juga didukung oleh sumber daya manusia dan teknologi yang mumpuni.

Kerja sama ini menurut Nico juga akan memberikan kesempatan kepada GOTO untuk lebih banyak memaksimal ekosistem yang sudah ada, dan menambah apa yang belum ada dengan kehadiran TikTok. 

"Namun memang, tentu ada beberapa yang harus kita perhatikan juga di sini terkait dengan Tokopedia di bawah TikTok nantinya," tutur dia.

Tampilan Tiktok Shop
Tampilan Tiktok Shop

-----------------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper