Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Ditutup Melemah, Saham GOTO Huni Jajaran Top Losers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,99% dan turun ke level 7.088,78 pada, Senin (11/12/2023).
Warga mengakses data saham melalui aplikasi IDX Mobile di Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/8/2023). Bisnis/Suselo Jati
Warga mengakses data saham melalui aplikasi IDX Mobile di Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/8/2023). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,99% dan turun ke level 7.088,78 pada, Senin (11/12/2023). Adapun saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menghuni jajaran top losers.

 Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 0,99% atau 70,81 poin ke 6.838,31. Sepanjang hari ini, IHSG dibuka di posisi 7.159,46 dan sempat mencapai level tertingginya 7.160,42.

Tercatat sebanyak 137 saham menguat, 439 saham melemah, dan 190 saham bergerak di tempat. Adapun kapitalisasi pasar atau market cap berada pada level Rp11.413,19 triliun.

Penghuni saham paling boncos atau top losers adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang merosot 20,37% ke level Rp86. Penurunan ini terjadi setelah perseroan mengumumkan kerja sama strategis dengan TikTok pada hari ini. 

Total transaksi saham GOTO mencapai Rp3,23 triliun dengan total volume saham yang diperdagangkan mencapai 34,07 miliar. Selama sepekan, saham GOTO ambles 14% sementara sepanjang tahun berjalan turun 5,49%.

Adapun saham top gainers pada hari ini dihuni oleh saham PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) yang melesat 34,45% ke level Rp160. Posisi ini disusul saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) dengan kenaikan sebesar 25% menuju Rp5.875.

Dari jajaran saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big cap, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) terpantau menguat 5,81% ke Rp6.825, disusul saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 1,97% menuju Rp5.175. 

Sementara itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) mengalami penurunan sebesar 5,59% menuju posisi Rp7.600 per saham. Posisi ini diikuti saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang melemah 1,40% ke level Rp5.300.

Sebelumnya, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan awal pekan pergerakan IHSG diwarnai pasca rilis data perekonomian mengenai cadangan devisa. 

Menurutnya, IHSG kembali akan ditopang oleh data perekonomian berupa neraca perdagangan yang diperkirakan akan membaik di tengah kembali normalnya mobilitas masyarakat. 

“Namun, masih adanya peluang risiko koreksi wajar tetap harus diwaspadai oleh para investor mengingat kemampuan naik IHSG cukup terbatas,” papar William dalam publikasi riset.

Sementara itu, Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG rawan uji support level 7.100 dengan resistance di posisi 7.200 dan pivot di level 7.150. Rally IHSG mulai terbatas, dengan terbentuk upper shadow panjang di Jumat (8/12/2023).  

Dia menyampaikan berdasarkan Stochastic RSI mengindikasikan pembentukan deathcross di overbought area. Dengan demikian, IHSG diperkirakan rawan koreksi ke support level 7.100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper