Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bos Hermina (HEAL) Bocorkan Besaran Dividen Tahun Depan

Medikaloka Hermina (HEAL) berencana untuk membagi dividen sebesar Rp8 per saham pada 2024 berdasarkan kinerja keuangan 2023.
RS Hermina Kemayoran./herminahospital.com
RS Hermina Kemayoran./herminahospital.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten rumah sakit terafiliasi Grup Astra, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) buka-bukaan soal besaran dividen tahun buku 2023 yang akan dibagikan kepada para pemegang sahamnya.

Direktur Keuangan HEAL Aristo Setiawidjaja mengatakan, besaran dividen yang akan dibagikan lebih tinggi dibandingkan dividen tahun buku 2022 yang telah dibagikan tahun ini sebesar Rp7 per saham.

"Tahun 2023 kami membagikan dividen sebesar Rp7 per saham dan ini berdasarkan earning dari tahun 2022. Rencana perseroan adalah untuk membagi dividen sebesar Rp8 per saham di tahun 2024 berdasarkan kinerja dari 2023,” ujar Aristo dalam paparan publik HEAL, Rabu, (29/11/2023).

Jika menghitung jumlah saham yang beredar per 31 Oktober 2023 sebanyak 14,96 miliar saham, maka estimasi total dividen yang akan dibagikan HEAL sebesar Rp119,74 miliar untuk tahun buku 2023.

Sebelumnya, perseroan telah membayarkan dividen tunai sebesar Rp104,77 miliar atau Rp7 per saham pada 5 Juli 2023. Jika melihat perolehan laba bersih HEAL pada 2022 yang tercatat sebesar Rp298,59 miliar, maka Dividend Payout Ratio (DPR) HEAL sebesar 35,08%.

Sementara itu pada 2021, HEAL membagikan dividen sebesar Rp6 per saham atau total Rp89,52 miliar dengan laba bersih sebesar Rp995,97 miliar maka DPR HEAL tercatat sebesar 8,98%.

Sebagai informasi, RS Hermina terafiliasi dengan Grup Astra. PT Astra International Tbk. (ASII) tercatat memegang 7,42% atau 1,11 miliar saham HEAL, dan menjadi pemegang saham kedua terbesar.

Berkaca pada kinerja keuangan per 30 September 2023, HEAL mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp4,22 triliun dari segmen rawat inap dan rawat jalan. Pendapatan tersebut naik 16,13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,64 triliun. 

Alhasil, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk HEAL naik 42,08% menjadi Rp348,84 miliar, dari kuartal III/2022 sebesar Rp245,52 miliar.

Terkait rencana ekspansi pada 2024, HEAL akan membangun empat rumah sakit baru dengan lokasi masing-masing berada di PIK 2 Jakarta, Madiun, Pasuruan, hingga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Untuk memuluskan rencana ekspansi itu, HEAL menyiapkan anggaran belanja modal (capex) hingga Rp1,5 triliun.

Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, HEAL memiliki prospek positif mengingat emiten rumah sakit itu masih mencatatkan kinerja baik top line dan bottom line yang bertumbuh. 

"Kami cenderung netral pada saham HEAL, atau bisa juga manfaatkan momentum teknikal untuk trading jangka pendek," ujar Abdul kepada Bisnis, Rabu, (29/11/2023).

Secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan selama saham HEAL masih mampu bergerak di atas MA60, diperkirakan pergerakannya masih cenderung menguat. Namun demikian, investor perlu mencermati MACD dan stochastic yang masih melandai di area netralnya.

"Rekomendasi speculative buy untuk saham HEAL, dengan level support Rp1.430, dan level resisten Rp1.460 per saham," pungkas Herditya kepada Bisnis.

__________________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper