Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Merah, Beda Haluan Saham Konglomerat ADRO & BPRT

Saham konglomerat Prajogo Pangestu yakni BRPT anjlok 8,77%, sementara saham ADRO milik Boy Thohir naik 2,35% saat Indek Bisnis-27 ditutup merah.
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), di kediamannya di Jakarta, Indonesia. - Bloomberg/Muhammad Fadli
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), di kediamannya di Jakarta, Indonesia. - Bloomberg/Muhammad Fadli

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 berakhir di zona merah dengan melemah 0,35% ke level 571,94 pada perdagangan Selasa (21/11/2023). Indeks Bisnis-27 ditutup melemah bersama dengan pelemahan IHSG.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan harian Bisnis Indonesia ini turun 2 poin. Indeks bergerak di kisaran 569,96 hingga 574,98.

Dari 27 konstituen, terdapat 9 saham yang ditutup di zona hijau, 3 saham stagnan, dan 15 saham lainnya ditutup di zona merah.

Emiten milik orang terkaya Indonesia Prajogo Pangestu PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) memimpin pelemahan indeks dengan turun 8,77% atau 100 poin ke level Rp1.040. Selanjutnya, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) turun 2,16% ke level Rp2.720.

Emiten lainnya yang menguat di antaranya INTP, KLBF, BBCA, dan SMGR yang melemah masing-masing 2,09%, 1,23%, 1,13%, dan 1,12%.

Sementara itu, saham-saham yang menguat dipimpin oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) milik Boy Thohir yang naik 2,35% atau 60 poin ke level Rp2.610. Disusul PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang turun 1,91% ke level Rp5.075, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang naik 1,76% ke Rp8.650.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Selasa (21/11/2023) ke level 6.961.

IHSG menguat dengan naik 0,47%. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 6.946-7.010.

Tercatat, 225 saham menguat, 297 saham melemah, dan 231 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau pada posisi Rp11.018 triliun.

Sebelumnya Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG hari ini berpotensi melemah terbatas. Level support IHSG akan berada di 6.940-.6960 dan level resistensi IHSG berada di 7.000-7.030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper