Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emtek (EMTK) Masuk Indeks MSCI, Cek Rekomendasi Sahamnya

Elang Mahkota Teknologi (EMTK) atau Emtek resmi masuk MSCI Small Cap Index yang akan efektif per 1 Desember 2023. Sejumlah Analis rekomendasikan beli sahamnya.
Dari kiri ke kanan: Direktur PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) Titi Maria Rusli, Wakil Direktur Utama Sutanto Hartono, Direktur EMTK Sutiana Ali, dan Senior Vice President Finance EMTK Sri Dewi dalam paparan publik EMTK, di Jakarta, Rabu (29/6/2022)/Bisnis-Annisa Kurniasari Saumi.
Dari kiri ke kanan: Direktur PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) Titi Maria Rusli, Wakil Direktur Utama Sutanto Hartono, Direktur EMTK Sutiana Ali, dan Senior Vice President Finance EMTK Sri Dewi dalam paparan publik EMTK, di Jakarta, Rabu (29/6/2022)/Bisnis-Annisa Kurniasari Saumi.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten media, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) resmi masuk dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Sejumlah analis turut merekomendasikan saham pemilik platform vidio.com tersebut.

Manajemen MSCI memasukkan EMTK ke daftar indeks saham dengan kapitalisasi pasar yang kecil atau MSCI Small Cap Index. Dengan masuknya EMTK ke indeks MSCI, maka posisi BBYB, BUMI, PTPP, TINS, WIKA tergeser dari daftar. Adapun konstituen anyar ini akan mulai efektif pada 1 Desember 2023.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (17/11/2023) pukul 15.00 WIB, saham EMTK turun 0,86% atau 5 poin ke harga Rp575. Adapun nilai transaksi EMTK tercatat sebesar Rp6,33 miliar melalui 1.333 kali transaksi. Kapitalisasi pasar EMTK menjadi sebesar Rp35,21 triliun.

Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus menyebutkan EMTK mengalami kenaikan secara jangka pendek. Hal tersebut tentu merupakan dampak positif yang didapat dari masuknya EMTK ke indeks MSCI.

“Sejauh ini kalau diperhatikan, EMTK memang mengalami kenaikkan secara jangka pendek. Masuknya saham-saham ke dalam MSCI tentu akan memberikan dampak positif bagi saham tersebut karena akan di lirik oleh investor asing untuk masuk ke dalam alokasi portofolio mereka.” kata Nico kepada Bisnis, Jumat (17/11).

Namun, Nico mengingatkan, masuknya saham ke dalam MSCI tentu juga harus diimbangi dengan fundamental perusahaan dan potensi valuasi di masa yang akan datang. Sayangnya, Nico tidak dapat merekomendasikan saham yang masuk dan keluar untuk saat ini.

Dihubungi secara terpisah, Head of Research InvestasiKu (Mega Capital Sekuritas) Cheril Tanuwijaya mengatakan, saham yang masuk ke indeks MSCI berpotensi mendapatkan aliran dana dari investor.

“Masuknya suatu saham ke indeks MSCI memungkinkan aliran dana investor masuk. Karena sahamnya semakin dicermati pelaku pasar global, sehingga harga sahamnya berpotensi menguat. Secara pergerakan harga juga terlihat ada kenaikan menjelang pengumuman MSCI.” ungkap Cheril kepada Bisnis, Jumat (17/11).

Adapun rekomendasi Cheril terhadap saham EMTK adalah buy, dengan target price (TP) di level Rp650, dan stop loss (SL) di level Rp550.

Dari sisi kinerja keuangan, EMTK mencetak pendapatan senilai Rp6,76 triliun sepanjang kuartal III/2023. Pendapatan ini turun 3,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,97 triliun.

Pendapatan EMTK ini dikontribusikan dari pendapatan iklan sebesar Rp4,06 triliun, pendapatan jasa kesehatan dan rumah sakit senilai Rp1,52 triliun, dan penjualan barang sebesar Rp308,5 miliar. Lalu jasa VSAT, perbaikan, perawatan, dan dukungan teknis sebesar Rp131,3 triliun, dan pendapatan lain-lain sebesar Rp740,08 miliar.

Meski pendapatan turun, tetapi beban pokok pendapatan EMTK meningkat hingga 9,61% menjadi Rp4,67 triliun dari sebelumnya Rp4,26 triliun secara tahunan atau year on year.

EMTK mencetak laba kotor sebesar Rp2,09 triliun hingga kuartal III/2023. Laba kotor ini turun 22,89% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,71 triliun.

Selain itu, EMTK juga mencatatkan penurunan di pos laba atas investasi dari Rp5,06 triliun, menjadi Rp11,67 miliar. Laba atas investasi ini turun 99,77% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dengan kinerja tersebut, EMTK membukukan rugi bersih sebesar Rp162,18 miliar pada 9 bulan 2023, berbanding terbalik dengan laba bersih sebesar Rp5,54 triliun di periode yang sama tahun lalu. (Daffa Naufal Ramadhan).

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper