Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dimotori Gopay Tabungan By Jago, Kinerja dan Saham ARTO Bakal Terkerek?

PT Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beli bagi saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) di level Rp1.840 setelah melihat hasil kinerja sembilan bulan 2023
Pejalan kaki melintas di depan kantor pusat Bank Jago di Jakarta. /Bloomberg-Dimas Ardian
Pejalan kaki melintas di depan kantor pusat Bank Jago di Jakarta. /Bloomberg-Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beli bagi saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) di level Rp1.840 setelah melihat hasil kinerja sembilan bulan 2023 sekaligus melihat potensi ekosistem dengan GOTO.

Analis Sinarmas Sekuritas Ivan Purnama Putera mengatakan hasil kinerja ARTO sejauh ini masih sesuai jalur yang diperkirakan. “Menurut pandangan kami akan ada perbaikan pada kuartal terakhir seiring dengan upaya bank menuju optimal sisi pendanaan dan pertumbuhan pinjaman dengan melakukan pengetatan dengan mitranya, terutama GoTo Finansial,” ungkapnya dalam riset, Kamis (2/11/2023).

Ivan merekomendasikan beli saham ARTO pada target harga Rp1.840 dengan potensi kenaikan 17,57%. Menurutnya target itu telah menghitung price book value sebesar 3 kalu untuk tahun depan. Dia optimistis fitur anyar sekaligus mempererat hubungan dengan mitra.

“Kemitraan yang kuat dengan Goto telah mendorong momentum bagi ARTO untuk memanfaatkan ekosistem GoPay Tabungan by Jago yaitu dompet digital dengan manfaat bank. Ini menawarkan kesederhanaan uang elektronik seperti aktivasi akun cepat serta keuntungan bank yang menawarkan bunga 2,5%,” jelasnya.

Adapun setelah baru diluncurkan Gopay Tabungan by Jago sudah menarik 200.000 pengguna dengan aktivitas lebih dari 85%. Ivan menyebutkan Bank Jago juga telah mencatat lebih dari 1,3 juta transaksi dan Rp175 miliar volume transaksi sejak diluncurkan.

ARTO dan GoTo juga berencana untuk meluncurkan penggajian GoTo di Jago, yang bisa menjadi sumber lain untuk itu mendorong momentum di masa depan.

Selain itu, Ivan melihat Keputusan untuk menaikkan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia pada Oktober dapat memberikan tekanan pada ARTO kinerja pada kuartal IV/2023 seperti yang dinyatakan bank. Namun, Manajemen Bank Jago yakin masih berupaya meningkatkan kinerja pada kuartal terakhir seiring dengan upaya bank untuk terus melaju rasio CASA lebih tinggi pada kuartal III/2023 menjadi 73,2% atau meningkat sebesar 263 ppt YoY / 182 ppt QoQ.

“Kualitas aset juga membaik dengan NPL menjadi 1,15% pada kuartal III/2023. Bank Jago bertujuan untuk mempercepat aliran pinjamannya, khususnya melalui mitra pemberi pinjaman utamanya, GoTo Financial,” pungkasnya.

Di sisi lain, emiten bank digital tersebut telah membukukan laba bersih sebesar Rp50,29 miliar, meningkat 24 persen secara tahunan atau year on year (YoY) dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun lalu, yakni Rp40,57 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan, laba bank terdorong oleh kinerja pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang naik 22,91 persen menjadi Rp1,2 triliun. Meski begitu, margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) turun dari 10,47 persen pada September 2022 menjadi 9,97 persen pada September 2023.

Selain kinerja pendapatan bunga bersih, laba bank terdorong oleh pendapatan berbasis komisi atau fee based income yang naik dua kali lipat dari Rp8,9 miliar menjadi Rp17,87 miliar.

Dari sisi intermediasi, Bank Jago membukukan penyaluran kredit Rp10,9 triliun, tumbuh 33 persen YoY. Di sisi lain, aset bank naik 21 persen YoY menjadi Rp19,12 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper