Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Merugi Rp776 Miliar, 21 Analis Rekomendasi Beli Saham Bukalapak

PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) cetak rugi bersih Rp776 miliar hingga kuartal III/2023.
Annisa Kurniasari Saumi, Redaksi
Senin, 30 Oktober 2023 | 13:53
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) cetak rugi bersih Rp776 miliar hingga kuartal III/2023. Adapun konsensus analis di Bloomberg didominasi rekomendasi beli untuk saham BUKA.

Berdasarkan konsensus data Bloomberg Terminal per 30 Oktober 2023, sebanyak 21 analis atau 95,5 persen merekomendasikan beli saham BUKA. Sementara itu, 1 analis lainnya atau 4,5 persen merekomendasikan tahan.

Target harga saham BUKA selama 12 bulan ke depan berada di level Rp332, dengan harga terakhir di level Rp200. Sementara itu, peluang return atau imbal hasil BUKA sebesar 66,4 persen.

Beberapa rekomendasi beli atau buy saham BUKA datang dari analis Indo Premier Sekuritas dengan target price (TP) di level Rp570, dan Trimegah Sekuritas Indonesia dengan TP Rp470. Selain itu, terdapat Aletheia Capital dan DBS Bank yang juga merekomendasikan buy masing-masing dengan TP Rp370 dan Rp355.

Sementara itu, Korea Investment And Sekuritas Indonesia merekomendasikan hold dengan TP di level Rp225.

Pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (30/10/2023) BUKA naik 1,53 persen atau 3 poin ke harga Rp199. Adapun nilai transaksi BUKA tercatat sebesar Rp7,61 miliar melalui 900 kali transaksi. Kapitalisasi pasar BUKA terpantau menjadi Rp20,52 triliun.

Di sisi lain, berdasarkan laporan keuangan yang dikutip pada Jumat (27/10/2023), BUKA membukukan pendapatan neto sebesar Rp3,33 triliun hingga 9 bulan 2023. Pendapatan itu naik 28,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,58 triliun.

Sementara itu, BUKA mencetak rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp776,2 miliar. Hasil tersebut berbanding terbalik dengan laba bersih senilai Rp3,6 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Adapun hingga akhir September 2023, BUKA mencatatkan total aset senilai Rp26,6 triliun, turun dibandingkan akhir Desember 2022 sebesar Rp27,4 triliun.

Total liabilitas BUKA adalah sebesar Rp842,6 miliar di akhir kuartal III/2023, turun dari Rp907,92 miliar di akhir 2022. Di sisi lain, total ekuitas BUKA juga turun menjadi Rp25,8 triliun di 30 September 2023, dari Rp26,4 triliun di 31 Desember 2022. (Daffa Naufal Ramadhan)

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper