Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hasnur Internasional Shipping (HAIS) Laba Rp118,97 Miliar, Tumbuh 51,60%

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) membukukan laba bersih sebesar Rp118,97 miliar per September 2023.
PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) meresmikan dua kapal baru yakni kapal Tunda Hasnur 113 dan tongkang Hasnur 333.
PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) meresmikan dua kapal baru yakni kapal Tunda Hasnur 113 dan tongkang Hasnur 333.

Bisnis.com, JAKRTA – PTHasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) membukukan laba bersih sebesar Rp118,97 miliar periode awal tahun hingga triwulan III/2023 (Januari-September 2023), tumbuh 51,60% dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp78,48 miliar. 

Direktur Keuangan HAIS Rickie menyampaikan perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh kesuksesan perseroan membukukan pendapatan yang mencapai Rp680,92 miliar pada periode Januari-September 2023 atau tumbuh sebesar 25,80% dari Rp541,29 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, HAIS juga berhasil membukukan laba usaha pada periode Januari-September 2023 sebesar Rp125,93 milliar, tumbuh sebesar 47,69% dibanding perolehan laba usaha periode yang sama pada 2022 yang sebesar Rp85,27 miliar.

“Kami sukses membukukan laba bersih sebesar Rp118,97 miliar periode awal tahun hingga triwulan III/2023 tumbuh 51,60% dibandingkan dengan perolehan pada periode Januari-September 2022 yang sebesar Rp78,48 miliar,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (29/10/2023).

Emiten penyedia logistik dan transportasi laut menjelaskan perseroan berupaya menjaga tren pertumbuhan kinerja keuangan di tengah dinamika yang terjadi di sektor pertambangan, khususnya tambang batu bara, di mana batu bara menjadi komoditi utama yang diangkut oleh kapal-kapal perseroan. 

“Upaya tersebut dilakukan dengan mengutamakan efektivitas, operational excellence, dan optimalisasi pelayanan terhadap pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya sehingga dapat berdampak positif terhadap kelancaran bisnis perseroan,” imbuhnya.

Rickie menuturkan bahwa pertumbuhan pendapatan perseroan seiring dengan pertumbuhan kinerja operasional, di mana terdapat peningkatan jumlah muatan kargo sebesar 19,58 persen pada periode Januari-September 2023 menjadi 8,11 juta metrik ton (MT) kargo dari 6,79 juta MT pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode Januari-September 2023 lalu, muatan kargo didominasi oleh kargo batu bara sebesar 97,87% dan sisanya mengangkut kargo gypsum, dan kayu.

Adapun segmen usaha pelayaran menjadi kontributor utama pertumbuhan kinerja dengan kontribusi 98,04 persen yaitu sebesar Rp667,56 miliar terhadap total pendapatan, sedangkan 1,96% dikontribusikan dari segmen usaha bongkar muat.

Hingga akhir 2023, perseroan yakin dapat melampaui target jumlah muatan kargo yang sebesar 10,14 juta MT, atau naik 14,12 persen dari target muatan pada 2022 yang sebesar 8,89 juta MT. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper