Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham PANI dan APLN Perkasa saat BI Kerek Suku Bunga Acuan

Saham PANI dan APLN ditutup positif hari ini. Kinerja saham keduanya juga mencetak kenaikan sepanjang tahun berjalan ini.
Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) Sugianto Kusuma alias Aguan hadir dalam RUPLB yang digelar di Swisshotel Jakarta PIK Avenue, Jumat (15/9/2023). RUPSLB sepakat memberikan lampu hijau kepada PANI untuk menggelar rights issue 8 miliar saham. (Bisnis/Dionisio Damara Tonce).
Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) Sugianto Kusuma alias Aguan hadir dalam RUPLB yang digelar di Swisshotel Jakarta PIK Avenue, Jumat (15/9/2023). RUPSLB sepakat memberikan lampu hijau kepada PANI untuk menggelar rights issue 8 miliar saham. (Bisnis/Dionisio Damara Tonce).

Bisnis.com, JAKARTA – Dua emiten properti, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) dan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) masih perkasa kala Bank Indonesia alias BI mengerek suku bunga acuan ke level 6% pada Kamis (19/10/2023). 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham PANI bertengger di zona hijau lewat kenaikan 0,71% menuju level Rp4.230 per saham sementara APLN ditutup menguat 1,32% ke Rp153.

Jika ditarik lebih jauh, kinerja saham keduanya turut mencetak kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Saham PANI, semisal, sudah melesat 345,26% secara year-to-date (YtD). Adapun sepanjang enam bulan terakhir naik 246,72%. 

Sementara itu, saham APLN sepanjang enam bulan terakhir mencatatkan penguatan sebesar 8,51% sedangkan secara tahunan alias year-on-year membukukan kenaikan 9,29%. 

Kinerja saham PANI dan APLN di tengah kenaikan suku bunga acuan BI bisa jadi dipengaruhi oleh aksi korporasi yang akhir-akhir ini ditempuh oleh kedua perusahaan. 

PANI awal Oktober ini telah mengumumkan pembelian lahan senilai Rp158,45 miliar di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.

PANI, melalui anak usahanya, PT Panorama Eka Tunggal (PET) diketahui telah membeli tanah seluas 63.382 meter persegi milik PT Karya Indah Raya (KIR) dan PT Wahana Utama Karya (WUK). Transaksi tersebut berlangsung pada 27 September 2023.

Corporate Secretary PANI Christy Grassela menyampaikan lahan yang dibeli PET masih dalam kawasan sekitar PIK 2, sehingga pembelian lahan akan memperluas area pengembangan PANI.  

Dia menuturkan bahwa area tersebut nantinya akan dibangun sejumlah fasilitas, mulai dari hunian hingga kawasan komersial, serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

“Kami fokus di hunian dan komersial, kawasan yang terintegrasi dengan fasilitas lengkap. Jadi, penghuni PIK 2 bisa menikmati area-area komersial dan fasilitas umum yang lain,” ujarnya saat dihubungi Bisnis pada Jumat (6/10/2023).

Di sisi lain, APLN melego Mal Neo Soho kepada perusahaan properti asal Jepang, Hankyu Hanshin Properties Corporation pada 26 September 2023 dengan nilai sebesar Rp1,44 triliun.

Skema pengambilalihan dilakukan melalui anak usaha Hankyu Hanshin yakni NSM Assets Japan LLC, yang membeli kepemilikan properti PT Tiara Metropolitan Indah selaku entitas usaha Agung Podomoro, lewat PT NSM Assets Indonesia.

Dengan proses akuisisi tersebut, NSM Asset Japan atau NSMAJ kini merupakan pemegang saham mayoritas NSM Assets Indonesia dengan kepemilikan sebesar 71,4 persen dan Tiara Metropolitan Indah menggenggam 28,6 persen saham.

Dana penjualan Mal Neo Soho akan digunakan Tiara Metropolitan Indah, selaku anak usaha APLN, untuk melakukan penyertaan saham baru seri B ke NSM Assets Indonesia (NSMAI), sehingga mewakili 28,58 persen dari seluruh modal diterbitkan dan disetor.

Dengan penyertaan modal tersebut, NSMAI akan dimiliki oleh NSM Asset Japan LLC dan Tiara Metropolitan Indah dengan kepemilikan saham masing-masing 71,42 persen dan 28,58 persen.

Selain meningkatkan kemitraan strategis dengan Hankyu, penjualan Mal Neo Soho juga memungkinkan perseroan untuk membayar sebagian utang bank yang dimiliki salah satunya kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) senilai Rp850 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper