Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Cermati Saham ADMR, ENRG & INCO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih rawan terkoreksi pada Rabu (18/10/2023), meskipun ditutup menguat di level 6.939 pada perdagangan kemarin.
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih rawan terkoreksi pada Rabu (18/10/2023), meskipun ditutup menguat di level 6.939 pada perdagangan kemarin. Untuk perdagangan hari ini, analis merekomendasikan saham ADMR, ENRG, INCO, dan CARS.

Tim Analis MNC Sekuritas mengatakan pada perdagangan kemarin, Selasa, (17/10/2023), IHSG menguat 0,63% ke 6.939,61 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakan IHSG masih tertahan oleh MA20.

"Cermati area support berikutnya yang berada di 6.839, apabila IHSG break area tersebut maka hal tersebut akan membawa IHSG ke rentang area 6.747-6.820 sebagai target koreksi berikutnya," ujar Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset pada Rabu, (18/10/2023). 

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi memiliki level support di 6.839 dan 6.823, sementara itu level resistance di 6.992, dan 7.046.

Berikut Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini:

ADMR - Buy on Weakness 

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menguat 4,7% ke Rp1.235 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan ADMR masih tertahan oleh cluster MA60 dan MA200. Selama ADMR masih mampu bergerak di atas Rp1.140 sebagai stoplossnya, maka posisi ADMR saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (c) dari wave [iii].

Buy on Weakness: Rp1.185-Rp1.225

Target Price: Rp1.320, Rp1.435

Stoploss: below Rp1.140

ENRG - Buy on Weakness 

Emiten Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menguat 0,8% ke Rp254 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA60. Selama ENRG masih mampu berada di atas Rp244 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave a dari wave (v).

Buy on Weakness: Rp248-Rp252

Target Price: Rp262, Rp278

Stoploss: below Rp244

INCO - Buy on Weakness 

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menguat 2,3% ke Rp5.650 dan didominasi oleh volume pembelian, penguatan INCO pun mampu menembus MA20. Selama INCO masih mampu bertahan di atas Rp5.425 sebagai stoplossnya, maka posisi INCO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [a] dari wave Y.

Buy on Weakness: Rp5.500-Rp5.600

Target Price: Rp5.725, Rp6.050

Stoploss: below Rp5.425

CARS - Sell on Strength 

PT Industri dan Perdagangan Bhintraco Dharma Tbk. (CARS) menguat 0,9% ke Rp109 dan disertai dengan volume yang kecil. Diperkirakan, posisi CARS saat ini sedang berada di awal wave c dari wave (ii), sehingga penguatan CARS akan cenderung terbatas dan rawan untuk berbalik terkoreksi. Adapun area koreksi dari CARS diperkirakan berada di Rp90-Rp95, selama CARS belum mampu break dari resistance terdekatnya di Rp114.

Sell on Strength: Rp110-Rp112.

--- 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper