Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Data Center Toto Sugiri EDGE Siap Stock Split 1:5, Saham Makin Terjangkau

Emiten data center afiliasi Toto Sugiri, Indointernet (EDGE), berencana melakukan pemecahan nilai saham atau stock split dengan rasio 1:5.
(ki-ka) Komisaris Utama EDGE Toto Sugiri, Direktur Utama EDGE Karla Winata, Komisaris EDGE Djarot Subiantoro dan Sekretaris Perusahaan EDGE Donauly Situmorang dalam sesi paparan publik virtual, Senin (28/6/2021).
(ki-ka) Komisaris Utama EDGE Toto Sugiri, Direktur Utama EDGE Karla Winata, Komisaris EDGE Djarot Subiantoro dan Sekretaris Perusahaan EDGE Donauly Situmorang dalam sesi paparan publik virtual, Senin (28/6/2021).

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengelola pusat data atau data center afiliasi Otto Toto Sugiri, PT Indointernet Tbk. (EDGE) berencana melakukan aksi pemecahan nilai saham atau stock split dengan rasio 1:5.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) EDGE menuturkan akan melakukan pemecahan saham dnegan rasio satu saham lama menjadi lima saham baru atau rasio 1:5. Dengan rasio ini, nilai nominal saham akan berubah dari Rp50 per saham menjadi Rp10 per saham. 

Dengan dilaksanakannya pemecahan saham ini, maka jumlah saham yang diterbitkan dan disetor dalam EDGE akan berubah dari 404,05 juta saham, menjadi 2,02 miliar saham.

Manajemen EDGE menjelaskan pemecahan saham ini dilakukan untuk memenuhi peraturan BEI mengenai jumlah saham free float paling sedikit 50 juta saham atau 7,5 persen dari jumlah saham tercatat. Saat ini, berdasarkan DPS EDGE, jumlah saham free float EDGE adalah sebesar 35,59 juta saham atau 8,81 persen dari modal ditempatkan dan disetor EDGE. 

"Pemecahan saham akan menyebabkan harga saham EDGE menjadi terjangkau bagi investor ritel, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor yang dapat melakukan transaksi atas saham EDGE," ucap manajemen, Senin (18/9/2023). 

Dengan peningkatan jumlah saham ini, manajemen berharap likuiditas perdagangan saham di BEI akan menjadi lebih aktif. 

Pemecahan saham ini akan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan RUPSLB yang rencananya akan dilaksanakan pada 25 Oktober 2023. Pelaksanaan pemecahan saham wajib dilakukan paling lambat 30 hari kalender setelah pelaksanaan RUPSLB yang menyetujui pelaksanaan rencana pemecahan saham.

Manajemen melanjutkan, sesuai dengan ketentuan POJK No. 15/2022, dalam jangka waktu 12 bulan setelah pelaksanaan pemecahan saham, EDGE tidak akan melaksanakan private placement, kecuali private placement tersebut dilaksanakan dalam rangka perbaikan posisi keuangan dan atau program kepemilikan saham untuk manajemen dan atau karyawan. 

Adapun pada hari ini, Senin (18/9/2023), saham EDGE tercatat diperdagangkan stagnan pada posisi Rp17.500 per saham. Saham EDGE telah mengalami pelemahan 12,5 persen sejak awal tahun 2023. 

Berdasarkan likuiditas transaksinya, saham EDGE hanya diperdagangkan selama 8 kali hingga pukul 15.00 WIB, dengan jumlah transaksi sebanyak 1.800 saham, dengan nilai Rp31,4 juta. Saham EDGE memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp7,07 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper