Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Berpotensi Hijau, Rekomendasi Beli Saham ADHI, ANTM & BMRI

MNC Sekuritas memprediksi IHSG hari ini memiliki level support di 6.924, 6.869, dan level resistance di 7.008, 7.053.
Karyawan beraktivitas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (6/3/2023). Bisnis/Suselo Jati
Karyawan beraktivitas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (6/3/2023). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat untuk menguji rentang 7.025-7.072 pada perdagangan hari ini, Senin (4/9/2023). 

Tim Analis MNC Sekuritas menjelaskan bahwa pada perdagangan sebelumnya, Jumat (1/9/2023), IHSG berhasil ditutup menguat 0,3 persen ke posisi 6.977 disertai oleh munculnya volume pembelian. 

Posisi IHSG saat ini diprediksi masih berada pada bagian dari wave v dari wave (i). Kondisi ini membuat indeks komposit berkesempatan untuk kembali menembus level 7.000 pada perdagangan awal pekan ini. 

"Namun, waspadai apabila IHSG belum mampu break resistance 7.088 maka terdapat kemungkinan IHSG sudah menyelesaikan wave v dari wave (i) dan rawan koreksi ke 6.838-6.903," tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset hariannya, Senin (4/9/2023). 

Adapun IHSG hari ini memiliki level support di 6.924, 6.869, dan level resistance di 7.008, 7.053. Beberapa saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah:

ADHI - Buy on Weakness 

ADHI menguat 0,5 persen ke Rp434 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan ADHI pun berada di area MA20. Selama masih mampu bertahan di atas Rp416 sebagai stoplossnya, maka posisi ADHI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

  • Buy on Weakness: Rp422-Rp430
  • Target Price: Rp460, Rp490
  • Stoploss: below Rp416

ANTM - Spec Buy 

ANTM terkoreksi 1,8 persen ke 1.955 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas Rp1.895 sebagai stoplossnya, maka posisi ANTM saat ini diperkirakan sudah berada di akhir wave y dari wave (ii) dari wave [iii].

  • Spec Buy: Rp1.915-Rp1.950
  • Target Price: Rp2.010, Rp2.060
  • Stoploss: below Rp1.895

BMRI - Buy on Weakness 

BMRI menguat 0,8 persen ke Rp6.075 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama BMRI masih bergerak di atas 5,900 sebagai stoplossnya, maka posisi BMRI saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.

  • Buy on Weakness: Rp5.950-Rp6.050 
  • Target Price: Rp6.200, Rp6.350
  • Stoploss: below Rp5.900

HRUM - Sell on Strength 

HRUM menguat 1 persen ke 1.575 disertai oleh volume pembelian. Namun, penguatan HRUM masih berada pada bagian dari fase downtrendnya dan diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 2. 

Hal itu menunjukkan bahwa koreksi HRUM masih akan berlanjut untuk menguji rentang Rp1.455-Rp1.515 dan area tersebut dapat digunakan sebagai area buyback.

  • Sell on Strength: Rp1.590-Rp1.605

_________________

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper