Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pengelola IKEA dan Guardian (HERO) Balikkan Rugi jadi Laba Semester I/2023

Emiten ritel pengelola jaringan IKEA dan Guardian, yakni PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) mampu membalikkan rugi menjadi laba pada semester I/2023.
Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvall. Emiten ritel pengelola jaringan IKEA dan Guardian, yakni PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) mampu membalikkan rugi menjadi laba pada semester I/2023.
Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvall. Emiten ritel pengelola jaringan IKEA dan Guardian, yakni PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) mampu membalikkan rugi menjadi laba pada semester I/2023.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten ritel pengelola jaringan IKEA dan Guardian, yakni PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) mampu membalikkan rugi menjadi laba pada semester I/2023. 

Menyitir laporan keuangan per 30 Juni 2023, HERO mencetak laba periode berjalan sebesar Rp131,92 miliar. Jumlah itu melesat dibandingkan dengan semester I/2022 yang tercatat membukukan rugi bersih Rp113,77 miliar. 

Seiring dengan peningkatan laba, perseroan juga meraih kenaikan pendapatan bersih dari posisi Rp2,14 triliun menjadi Rp2,51 triliun pada paruh pertama tahun ini. 

Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan juga meningkat 17,11 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp1,49 triliun. Dengan demikian, HERO mengakumulasikan laba kotor sepanjang semester I/2023 sebesar Rp1,01 triliun atau naik 18,01 persen YoY. 

Presiden Direktur HERO Patrik Lindvall menuturkan selama semester I/2023, Guardian Health & Beauty mencetak pemulihan yang kuat, baik dari sisi pendapatan maupun profitabilitas. Di sisi lain, pemulihan IKEA disebut berjalan lebih lambat. 

“Guardian terus membukukan pemulihan yang solid setelah pandemi. Toko-toko berlokasi di mal dan area wisata terus memberikan keuntungan dari pertumbuhan jumlah kunjungan pelanggan yang terus meningkat,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Jumat (1/9/2023). 

Secara keseluruhan, penjualan like-for-like Guardian meningkat lebih dari 30 persen pada semester I/2023. Profitabilitas juga naik hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini didorong pertumbuhan penjualan dan operating leverage yang solid. 

Adapun penjualan IKEA pada semester I/2023 juga masih mengalami peningkatan karena didorong pembukaan toko-toko baru sepanjang tahun lalu. Namun, penjualan like-for-like menurun lantara dipengaruhi beberapa faktor. 

“Penjualan like-for-like IKEA dipengaruhi oleh berkurangnya rata-rata pembelanjaan pelanggan dikarenakan ada penurunan permintaan terhadap produk dengan masa pakai lama, di mana adanya perubahan fokus belanja pelanggan pada liburan dan rekreasi,” tutur Patrik. 

Patrik menyatakan bahwa di sisa tahun ini, prioritas IKEA adalah meningkatkan pengalaman belanja pelanggan, memperbaiki manajemen stok, dan pengendalian biaya berkelanjutan. 

Terkait dengan prospek bisnis ke depan, dia menjelaskan ada variabilitas dalam pola permintaan di seluruh unit bisnis Hero Group. Oleh karena itu, pemulihan bisnis health & beauty diperkirakan berlanjut, tetapi bisnis perabotan rumah tangga akan berfluktuasi. 

Patrik menambahkan bahwa HERO akan tetap berhati-hati dalam mengarungi semester II/2023 dan akan terus memantau tekanan inflasi, perubahan sentimen konsumen, serta melakukan investasi di bisnis utama perseroan. 

“Perseroan tetap berkomitmen untuk berinvestasi pada bisnis-bisnis utamanya dan membangun pondasi untuk menghasilkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan dalam jangka menengah dan panjang,” kata Patrik. 

Sampai dengan akhir Juni lalu, HERO mencatatkan total aset sebesar Rp6,66 triliun atau turun 3,49 persen year-to-date (YtD). Pada periode yang sama, liabilitas menurun 6,21 persen YtD menjadi Rp5,6 triliun, sementara ekuitas tumbuh 13,8 persen YtD menuju Rp1,06 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dionisio Damara
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper