Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Sesi I Turun 0,64 Persen ke 6.871, Saham INKP, ANTM dan BBCA Merah

IHSG turun 0,64 persen ke 6.871 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Rabu (16/8/2023). Saham INKP, ANTM dan BBCA parkir di zona merah siang ini.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,64 persen ke 6.871 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Rabu (16/8/2023). Seiring dengan pelemahan indeks, saham INKP, ANTM dan BBCA terpantau parkir di zona merah siang ini.

Pada pukul 12.00 WIB, IHSG turun 0,64 persen atau 43,96 poin ke level 6.871,14 pada perdagangan hari ini. IHSG bergerak pada rentang 6.864 sampai 6.915 sepanjang sesi.

Tercatat, 194 saham menguat, 301 saham melemah, dan 226 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau menjadi Rp10.091 triliun.

Saham paling laris pada perdagangan kali ini dipimpin oleh PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. (BBRI) dengan nilai transaksi Rp657,5 miliar sampai dengan siang ini. Adapun saham BBRI siang ini terpantau turun 1,79 persen ke harga Rp5.475. Terlaris kedua ditempati oleh saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai transaksi mencapai Rp543,5 miliar. Saham BMRI terpantau turun 1,29 persen ke level 5.725.

Kemudian di posisi ketiga saham paling laris diisi oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang melemah 0,54 persen ke level 9.250. Saham BBCA mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp287 miliar sampai dengan siang ini. 

Emiten big caps lain yang parkir di zona merah diantaranya, Saham INKP yang ambles 2,23 persen atau 225 poin ke posisi 9.850. Selanjutnya saham ANTM juga melemah 1,26 persen ke level 1.965. Saham ASII juga terpantau koreksi 1,12 persen atau 75 poin ke posisi 6.650.

Sementara saham tercuan atau top gainers hari ini ditempati oleh MSKY yang melesat 34,74 persen ke level 256, disusul HUMI yang meroket 23,18 persen ke posisi 186, diposisi selanjutnya ada saham ARII dan PPRI yang naik masing-masing 20,98 persen dan 19,48 persen.

Sebelumnya, tim Analis MNC Sekuritas mengatakan pada perdagangan kemarin, Selasa, (15/8/2023), IHSG menguat ke 6.915 disertai dengan munculnya volume pembelian. Diperkirakan hari ini, pergerakan IHSG akan cenderung terkoreksi terlebih dahulu dengan area koreksi terdekat berada rentang 6.863-6.888 untuk membentuk bagian awal wave v.

"Namun demikian, tetap cermati support di 6.834, apabila kembali tertembus, maka IHSG akan menuju ke rentang area 6.793-6.800," ujar Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset pada Rabu, (16/8/2023).

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi memiliki level support di 6.834, dan 6.798 sementara itu level resistance di 6.934, dan 6.966.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan beberapa sentimen akan memengaruhi pergerakan IHSG hari ini, baik dari domestik maupun sentimen global.

Dari sentimen dalam negeri, surplus neraca perdagangan Indonesia turun menjadi US$1,31 miliar pada Juli 2023 dari US$4,22 miliar pada bulan yang sama tahun 2022, dan di bawah perkiraan pasar surplus sebesar US$2,53 miliar.

"Selama tujuh bulan pertama tahun 2023, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar US$21,23 miliar," ujar Ratih dalam riset harian, Rabu, (16/8/2023).

Sementara itu, dari mancanegara, ekspektasi inflasi konsumen di Amerika Serikat (AS) untuk tahun 2024 turun menjadi 3,5 persen pada Juli 2023 dari 3,8 persen pada Juni 2023. Ini merupakan ekspektasi inflasi konsumen terendah di AS sejak April 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper