Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Menara Grup Djarum (TOWR) Siap Refinancing dan Terbitkan Obligasi Baru

Emiten Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) menyampaikan siap untuk melakukan refinancing dan menerbitkan obligasi baru atas utang yang jatuh tempo.
Emiten menara Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) menyampaikan siap untuk melakukan refinancing dan menerbitkan obligasi baru atas utang yang jatuh tempo. Bisnis/Arief Hermawan P
Emiten menara Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) menyampaikan siap untuk melakukan refinancing dan menerbitkan obligasi baru atas utang yang jatuh tempo. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten menara Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menyampaikan siap untuk melakukan refinancing dan menerbitkan obligasi atas utang yang jatuh tempo.

Wakil Direktur Utama TOWR Adam Gifari mengatakan pihaknya bersiap untuk melakukan refinancing hingga menerbitkan obligasi baru. Adam melihat posisi TOWR saat ini lumayan baik di pasar modal, obligasi, maupun perbankan.

"Kami punya ruang bergerak untuk negosiasi atau mencari yang terbaik bagi perusahaan," kata Adam dalam Webinar TOWR dengan Phillip Sekuritas, Rabu (9/8/2023).

Menurut Adam pada semester II/2023 ini, TOWR mendapatkan tawaran dari perbankan untuk melakukan pinjaman dengan bunga di bawah 6 persen. Perbankan, kata dia, ingin memiliki portofolio kredit ke perusahaan seperti TOWR.

"Kontrak kami jangka panjang, nilainya Rp69 triliun. Kami sangat efisien secara operasional, biaya operasional, ataupun biaya modal per unit dari aset yang kami punyai ini membantu kreditur lebih nyaman memberikan pinjaman ke kami," ujar dia.

Dia menyebut selama ini TOWR juga memiliki strategi untuk tidak bergantung hanya pada satu sumber pendanaan.

Adam mencontohkan seperti perbankan, pihaknya memiliki opsi untuk melakukan beberapa macam pinjaman, seperti pinjaman rupiah langsung atau melalui mata uang lain yang kemudian akan ditukar (swap) dengan eksposur ke TOWR tetap dalam mata uang rupiah.

Selain itu, lanjutnya, TOWR memiliki akses yang baik ke bond market, dengan peringkat triple A. Peringkat ini mencerminkan profil perusahaan yang sangat baik, track record baik, dan bisnis dengan track record baik.

"Itu membuat kami punya pilihan. Kalau perbankan mahal kami masuk obligasi, kalau obligasi mahal kami ke perbankan. Kami percaya ada hasilnya effort kami untuk mendapatkan cost of fund yang baik," tuturnya.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2023, TOWR tercatat memiliki total liabilitas jangka pendek sebesar Rp17,1 triliun, dengan rincian utang bank ke pihak ketiga sebesar Rp6,08 triliun, dan utang obligasi sebesar Rp4,66 triliun.

Obligasi TOWR sebagian besar diterbitkan oleh anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia atau Protelindo. Obligasi tersebut adalah obligasi 2016 seri C sebesar Rp103 miliar, obligasi 2020 seri A sebesar Rp84 miliar, obligasi 2022 seri A sebesar Rp931 miliar, dan obligasi 2023 sebesar Rp3,55 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper