Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hari Ini IPO, Ingria (GRIA) Habiskan Banyak Dana IPO Bayar Utang

Calon emiten PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk. (GRIA) bakal menghabiskan mayoritas dana untuk membayar utang kepada pihak ketiga.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Calon emiten PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk. (GRIA) bakal menghabiskan mayoritas dana untuk membayar utang kepada pihak ketiga.

GRIA berencana melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dan membidik dana segar sebesar Rp353,91 miliar.

GRIA yang bergerak di bidang real estate ini akan menawarkan 2,94 miliar saham biasa dengan nominal Rp20 per saham yang mewakili 37,81 persen saham yang di tempatkan dan disetor penuh setelah IPO. 

Saham tersebut ditawarkan di rentang harga Rp115 hingga Rp120 per saham, Alhasil dana maksimal yang akan diraup GRIA yaitu Rp353,91 miliar. Adapun GRIA menunjuk Erdhika Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek pada hajatan IPO ini. 

Selain menawarkan saham, GRIA juga akan menerbitkan 800,72 juta saham biasa dalam rangka pelaksanaan Pinjaman Wajib Konversi (PWK) kepada Khufran Hakim Noor (KHN) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali Perseroan yang diterbitkan berdasarkan Perubahan Atas Addendum Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham tanggal 27 Maret 2023 (PWK KHN) dengan harga pelaksanaan konversi yang sama dengan Harga Penawaran.

PWK KHN diterbitkan dengan nilai pokok nominal sebesar Rp96,08 miliar  yang merupakan nilai keseluruhan pinjaman Perseroan kepada KHN pada saat prospektus ini diterbitkan. Dengan dilaksanakannya PWK KHN dan terjualnya seluruh saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham ini, persentase kepemilikan Masyarakat akan menjadi sebesar 34,29 persen. 

Sementara itu, GRIA berencana menggunakan dana hasil IPO sebesar Rp151,92 miliar untuk pembayaran utang kepada pihak ketiga (di antaranya Mansur, Asgan Abdul Gani, Dadan Sudarman, Helmi Alwi, Endin, Saom,Itang) sehubungan dengan pembelian lahan yang dikembangkan oleh Perseroan.

Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, yaitu sebesar Rp35,07 miliar akan digunakan untuk pembangunan proyek di Samarinda. Sementara sisanya akan digunakan untuk biaya operasional antara lain pembayaran bunga pinjaman bank, pembayaran gaji, jasa profesional, biaya perizinan, keperluan kantor, pajak penghasilan, biaya sewa kantor, biaya marketing, dan biaya transportasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper