Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Lelang SUN Selasa Depan, Penawaran Diprediksi Rp40 Triliun

Kementerian Keuangan melaksanakan lelang 8 seri Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, (8/8/2023) untuk memenuhi sebagian pembiayaan APBN.
Kementerian Keuangan melaksanakan lelang 8 seri Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, (8/8/2023) untuk memenuhi sebagian pembiayaan APBN. Instagram @smindrawati.
Kementerian Keuangan melaksanakan lelang 8 seri Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, (8/8/2023) untuk memenuhi sebagian pembiayaan APBN. Instagram @smindrawati.

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) melaksanakan lelang 8 seri Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, (8/8/2023) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2023. Penawaran masuk diprediksi hingga Rp40 triliun.

Pemerintah menetapkan target maksimal Rp21 triliun sedangkan target indikatif Rp14 triliun. Lelang akan dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB, sedangkan tanggal setelmen jatuh pada Kamis, (10/8/2023).

Berdasarkan pengumuman di laman resmi DJPPR dikutip Minggu, (6/8/2023), SUN yang akan dilelang terbagi dalam dua jenis yakni Surat Perbendaharaan Negara (SPN) sebanyak dua seri dan Obligasi Negara (ON) sebanyak 6 seri.

Secara terperinci, seri SPN yang akan dilelang yaitu SPN12231109 (Reopening) dan SPN1224052 (Reopening) dengan tingkat kupon diskonto yang keduanya jatuh tempo masing-masing 9 November 2023 dan 29 Mei 2024. Kedua seri SPN tersebut memiliki alokasi pembelian non-kompetitif maksimal 50 persen dari seluruh lelang yang dimenangkan. 

Sementara itu, seri obligasi negara ditawarkan dalam 6 seri yaitu FR0095, FRSDG001, FR0096, FR0098, FR0097, dan FR0089. 

Tenor obligasi negara yang ditawarkan pun beragam mulai dari 5 tahun hingga 28 tahun, dan tingkat kupon sebesar 6,37 persen sampai 7,37 persen. Adapun, pada lelang ini kembali ditawarkan Seri FRSDG001 yang merupakan seri (SDGs) Bond pertama yang ditawarkan melalui lelang di pasar perdana domestik. 

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto mengatakan seri SUN yang berpotensi paling banyak diminati investor adalah yang memiliki tenor 10 tahun.

Adapun, yield obligasi 10 tahun masih berkisar di antara 6,2 persen hingga 6,3 persen. Sedangkan total penawaran yang masuk menurutnya diprediksi akan tembus Rp40 triliun.

"Menurut saya di tengah ketidakpastian global, tapi masih didukung likuiditas domestik yang masih sangat baik, penawaran yang masuk masih di atas Rp40 triliun," ujar Ramdhan kepada Bisnis dikutip Minggu, (6/8/2023).

Sementara itu, kata dia, target yang dimenangkan akan sesuai target yang pemerintah tetapkan. Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, dan lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. 

Pemerintah memiliki hak untuk menjual kedelapan seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper