Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Ditutup Menguat, Saham Batu Bara GTBO Melesat 3 Hari Beruntun

Saham GTBO berhasil menduduki posisi top gainers hari ini, atau melesat selama 3 hari bertutur-turut. Adapun IHSG hari ini ditutup menguat.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (3/8/2023). Emiten batu bara yakni PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) dan PT Garda Tujuh Buana Tbk. (GTBO) berhasil menduduki posisi teratas top gainers

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,64 persen atau 43.567 poin ke level 6.898.077. Hingga akhir perdagangan hari ini, 291 saham berhasil membukukan kenaikan, 214 saham parkir di zona merah, serta 237 saham lainnya stagnan, dengan total kapitalisasi mencapai Rp10.061,51 triliun. 

Penguatan IHSG hari ini ditopang oleh emiten di sektor batu bara yaitu SGER yang mencatat pertumbuhan harga saham sebesar 11,48 persen atau naik 70 poin ke level Rp680 per saham. 

Disusul oleh GTBO yang harga sahamnya melonjak 11,11 persen atau naik 36 poin ke posisi Rp360 per saham. Sebelumnya saham GTBO berhasil melesat hingga mencatatkan auto reject atas (ARA) dalam dua hari berturut-turut.

Saham GTBO pada Selasa (1/8/2023) ditutup ARA menjadi Rp260 per saham. Penguatan serupa hingga ARA kembali terjadi pada Rabu (2/8/2023) yang parkir di level Rp 324. Pencapain harga tersebut merupakan level tertinggi atas saham GTBO terhitung sejak 29 Agustus 2018 atau dalam kurun waktu lima tahun terakhir. 

Lebih lanjut, beberapa saham yang terpantau parkir di zona hijau antara lain adalah perusahaan IPO PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) dengan kenaikan sebesar 9,84 persen menuju level Rp212.

Kemudian ada PT Jaya Swarasa Agung Tbk. (TAYS) yang menguat 9,42 persen atau naik 13 poin ke level Rp151, serta diikuti oleh perusahaan IPO lainnya PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) yang naik 7,86 persen ke posisi Rp535. 

Adapun nasib berbeda dialami oleh emiten teknologi PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk. (JATI) yang harga sahamnya terkoreksi paling dalam pada perdagangan hari ini. 

Saham JATI mengalami penurunan hingga 13,92 persen ke posisi Rp68 per saham. PT Estika Tala Tiara Tbk. (BEEF) turut mengisi daftar top losers hari ini dengan penurunan sebesar 9,92 persen ke level Rp109. 

Di posisi ketiga ada PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) yang harga sahamnya turun 9,68 persen ke posisi Rp28, disusul oleh PT Grand House Mulia Tbk. (HOMI) yang turun 9,57 persen ke level Rp520 per saham. 

Sebelumnya Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan IHSG terlihat kembali melakukan koreksi teknikal disertai volume dan menguji support garis MA200. Selama berada di atas support garis MA200 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA5. IHSG pun diperkirakan bergerak pada kisaran 6.800 hingga 6.900.

"Namun jika breakdown support garis MA200 maka berpeluang untuk kembali membuat Lower Low (LL) level dan menguji support garis MA100," ujar Wafi dalam riset, Kamis, (3/8/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper