Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Lippo Karawaci (LPKR) Balikan Rugi jadi Laba Rp1,1 Triliun Semester I/2023

Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berhasil membalikan rugi Rp1,2 triliun menjadi laba Rp1,1 triliun pada semester I/2003.
PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) melaksanakan Topping Off Ceremony pembangunan Eastern Tower Apartment Embarcadero Bintaro, Tangerang Selatan, pada 18 Januari 2020./LPKR
PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) melaksanakan Topping Off Ceremony pembangunan Eastern Tower Apartment Embarcadero Bintaro, Tangerang Selatan, pada 18 Januari 2020./LPKR

Bisnis.com, JAKARTA – PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) meraup laba bersih sebesar Rp1,1 triliun sepanjang semester I/2023. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan dengan semester I/2022 yang mencatatkan rugi bersih Rp1,2 triliun.

Peningkatan laba LPKR ditopang oleh raihan pendapatan yang menjulang 19 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp8,1 triliun. Tak cuma itu, laba kotor ikut naik 21 persen YoY menjadi Rp3,5 triliun dan EBITDA tumbuh 39 persen secara tahunan menjadi Rp2 triliun.

Group CEO LPKR John Riady menyatakan bahwa capaian sepanjang paruh pertama tahun ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam membalikkan rugi menjadi laba.

Dia menuturkan bahwa pada kuartal II/2023, LPKR mampu meraih laba bersih sebesar Rp12 miliar. Capaian ini menandai keberhasilan perseroan, yang mampu kembali mencetak laba bersih melalui kinerja fundamental bisnis. John pun meyakini tren tersebut akan terus berlanjut.

“Pada Kuartal II/2023, kami berhasil mencapai laba bersih tanpa efek dari kejadian luar biasa yang memengaruhi hasilnya. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan kinerja fundamental dari seluruh unit bisnis kami,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/2023).

Dari segmen real estate, LPKR membukukan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp2,48 triliun yang ditopang berbagai penawaran produk serta peluncuran produk secara konsisten. Realisasi ini memenuhi 50,6 persen dari target prapenjualan sebesar Rp4,9 triliun pada 2023.

Anak usaha LPKR, yakni PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) juga mampu mempertahankan momentum pertumbuhan keuangan yang kuat selama Semester I/2023.

Pada periode tersebut, pendapatan dari segmen layanan kesehatan tumbuh 20 persen YoY dan EBITDA meningkat 48 persen. Pencapaian ini didorong pemulihan yang kuat dari pendapatan di luar kasus Covid-19, peningkatan volume pasien, serta peningkatan adopsi saluran digital.

Sementara itu, segmen gaya hidup juga mendapatkan keuntungan dari pemulihan Covid dengan pendapatan dan EBITDA meningkat masing-masing sebesar 14 persen dan 20 persen YoY.

Memasuki kuartal III/2023, John menyatakan LPKR tetap berkomitmen menawarkan produk-produk baru untuk memenuhi permintaan. Perseroan juga terus menjaga ketepatan waktu serah terima produk dan mempertahankan pertumbuhan dari bisnis layanan kesehatan dan gaya hidup.

“Kami berharap tren positif ini akan terus berlanjut ke depan,” pungkas John.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dionisio Damara
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper