Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

10 Saham Paling Banyak Dilego Asing Hari Ini, BBNI hingga ADRO

Investor asing hari ini mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebanyak Rp192,19 miliar.
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis ke level 6.810,21 pada perdagangan hari ini, Kamis, (13/7/2023). Sejumlah saham big cap dilego oleh investor asing.

Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup di zona hijau dengan menguat 0,03 persen ke level 6.810,21 pada hari ini.

Sepanjang perdagangan indeks bergerak pada rentang 6.783,74 hingga 6.835,73. Sebanyak 264 saham menguat, 277 saham terkoreksi, dan 197 saham berjalan di tempat. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp9.862 triliun.

Investor asing hari ini mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebanyak Rp192,19 miliar. Alhasil, total nilai beli bersih (net buy) investor asing menjadi Rp17,39 triliun sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd).

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan perkembangan pergerakan IHSG terlihat berhasil menggeser rentang konsolidasi wajarnya ke arah yang lebih baik, sehingga potensi kenaikan dalam jangka pendek masih terbuka.

Meski demikian, mengingat kenaikan yang dialami sudah cukup terbatas maka para investor harus mewaspadai adanya potensi koreksi wajar.

"Di sisi lain sentimen dari fluktuasi harga komoditas juga nilai tukar rupiah yang masih akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," paparnya dalam publikasi riset Kamis, (13/7/2023).

Pasar saham mendapat angin segar dari rilis data ekonomi Paman Sam. Inflasi Amerika Serikat (AS) Juni 2023 melaju paling lambat dalam lebih dari 2 tahun terakhir, mengindikasikan kebijakan Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) mampu mengatasi tekanan harga.

Dilansir Bloomberg pada Rabu (12/7/2023), berdasarkan data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS indeks harga konsumen (IHK) naik 3 persen pada bulan lalu secara tahunan (year-on-year/y-o-y). Jika dibandingkan dengan Mei 2023, inflasi pada Juni 2023 naik 0,2 persen.

Angka Inflasi AS terkini sebesar 3 persen menyentuh level terendah sejak 2021, tetapi tetap berada di atas target The Fed yang sebesar 2 persen.

Berikut 10 Saham Paling Banyak Dijual Investor Asing, Kamis 13 Juli 2023:

  1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI): Net foreign sell Rp301,1 miliar
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Net foreign sell Rp97,1 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Net foreign sell Rp40,8 miliar
  4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF): Net foreign sell Rp331, miliar
  5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Net foreign sell Rp20,6 miliar
  6. PT Industri Jasa dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO): Net foreign sell Rp12,3 miliar
  7. PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA): Net foreign sell Rp12 miliar
  8. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO): Net foreign sell Rp11,5 miliar
  9. PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR): Net foreign sell Rp10,2 miliar
  10. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP): Net foreign sell Rp9,9 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper