Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Kebab Baba RAFI Dekati Rp50 saat CEO-nya Masuk Forbes 30 Under 30 Asia

Saham pengelola jaringan kebab Baba Rafi (RAFI) telah turun 63,57 persen sejak awal tahun, dengan saham yang mendekati level Rp50.
Seremoni Virtual Pencapaian Perusahaan Tercatat ke-800 & Pencatatan Perdana Saham PT Sari Kreasi Boga Tbk dengan kode saham RAFI sebagai Perusahaan Tercatat ke-34 pada tahun 2022, Jumat (5/8/2022)/Dok.BEI.
Seremoni Virtual Pencapaian Perusahaan Tercatat ke-800 & Pencatatan Perdana Saham PT Sari Kreasi Boga Tbk dengan kode saham RAFI sebagai Perusahaan Tercatat ke-34 pada tahun 2022, Jumat (5/8/2022)/Dok.BEI.

Bisnis.com, JAKARTA - Saham pengelola jaringan kebab Baba Rafi, PT Sari Kreasi Boga Tbk. (RAFI) anjlok menyentuh level Rp51 pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (19/5/2023), bahkan saat CEO RAFI Eko Pujianto masuk ke dalam jajaran Forbes 30 Under 30 Asia.

Sejak awal tahun, saham RAFI tercatat turun 63,57 persen dari harga Rp144 per saham. Saham RAFI pada perdagangan kemarin tercatat diperdagangkan pada rentang harga Rp50-Rp53 per saham.

Sebanyak 11,4 juta saham ditransaksikan, dengan nilai transaksi Rp581,61 juta. Saham RAFI memiliki kapitalisasi pasar Rp159,5 miliar. 

Pembelian dan penjualan saham RAFI dilakukan seluruhnya oleh investor domestik. Sekuritas dengan kode broker PD, Indo Premier Sekuritas, menjadi sekuritas top buyers saham RAFI. Sekuritas selanjutnya yang menjadi top buyers adalah Henan Putihrai Sekuritas dengan kode HP, dan Mirae Asset Sekuritas dengan kode YP.

Sementara itu, BCA Sekuritas dengan kode broker SQ menjadi top sellers saham RAFI, disusul oleh Indo Premier Sekuritas dan Henan Putihrai Sekuritas. 

Adapun Eko Pujianto, pria berusia 29 tahun yang menjadi CEO Sari Kreasi Boga (RAFI) baru saja masuk ke dalam jajaran Forbes 30 Under 30 Asia.

Lebih lanjut, selain RAFI, saham emiten BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) juga anjlok mendekati harga Rp50. Saham GIAA ditutup turun 5,56 persen ke level Rp51 pada perdagangan Jumat (20/5/2023). 

Saham GIAA tercatat telah turun 75 persen sejak awal tahun. Saham GIAA diperdagangkan sebanyak 334,39 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp17,09 miliar.

Saham GIAA menambah daftar BUMN dengan saham di level Rp50-an, menemani PT PP Properti Tbk. (PPRO) dan PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) yang berada di level Rp50.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper