Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat Besok, Cek Saham ADRO hingga ERAA

Beberapa saham pilihan untuk perdagangan besok adalah ADRO, UNVR, ANTM, AMRT, BJTM, ERAA dan LSIP.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan besok, Kamis (27/4/2023). Adapun IHSG ditutup menguat 1,3 persen ke level 6.910 pada perdagangan hari ini, Rabu (26/4/2023).

Tim riset Phintraco Sekuritas mengatakan IHSG membentuk rising window bersamaan dengan penguatan pada perdagangan hari ini. IHSG juga membentuk pola dragonfly doji yang memperkuat potensi penguatan lanjutan di perdagangan besok.

IHSG berpotensi menguji resistance di level 6.940 pada perdagangan besok. Sementara untuk support berada di level 6.850, dengan pivot di level 6.900.

Adapun pelaku pasar disebut masih mengantisipasi hasil pertemuan the Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) pada 3 Mei 2023. Sementara kinerja keuangan bank Amerika Serikat (AS) per kuartal I/2023 dapat mendorong the Fed menjaga laju kenaikan suku bunga di 25 basis poin.

Hal tersebut direspon positif oleh para pelaku pasar di Indonesia. Namun, mayoritas saham yang sensitif terhadap suku bunga terindikasi mengalami overbought.

“Mayoritas saham rate-sensitive terindikasi overbought. Oleh sebab itu, tetap waspadai potensi profit taking,” tulis tim riset Phintraco Sekuritas, Kamis (26/4/2023).

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar masih mengantisipasi data pertumbuhan perekonomian Indonesia per kuartal I/2023. Data perekonomian tersebut akan dirilis pada awal Mei 2023.

Beberapa saham pilihan untuk perdagangan besok adalah ADRO, UNVR, ANTM, AMRT, BJTM, ERAA dan LSIP.

Sementara itu, CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya mengatakan pertemuan antar pejabat the Fed akan menentukan arah IHSG untuk kedepannya. Jika the Fed masih menunjukkan sikap hawkish, maka akan menjadi sentimen buruk bagi IHSG.

“Ini bisa mengakibatkan indeks-indeks mengalami penurunan dan ini sesuai dengan banyak idiom yang mengatakan sell on May,” ujar Bernadus dikutip Rabu (26/4/2023)

Adapun Sucor Sekuritas memproyeksi kebijakan suku bunga dari the Fed akan berhenti pada area 5,25 persen sampai 5,5 persen. Setelahnya the Fed diproyeksi akan menurunkan suku bunga sampai 2,5 persen.

Dia mengatakan semisalnya the Fed tidak menurunkan suku bunga akan berdampak terhadap potensi resesi pada banyak negara. Hal ini lantaran banyak negara yang memiliki rasio utang dibandingkan produk domestik bruto (PDB) di atas 100 persen seperti AS, dan Jepang.

Selain itu, naiknya suku bunga juga membuat non performing loan (NPL) dari perbankan akan semakin tinggi. Padahal beberapa waktu belakangan terjadi kasus krisis perbankan seperti Silicon Valley Bank (SVB) dan Credit Suisse.

Mengenai sell on May, dia menyebut area-area support yang perlu diperhatikan adalah kisaran 6.580 pada Mei 2023. Jika terjadi koreksi setelah awal Mei, maka IHSG mendekati area 6.500-6.600 dengan support di kisaran 6.200.

“Ini menjadi opportunity yang bagus untuk beli di area-area support terutama saham-saham yang potensinya bagus di 2023,” tuturnya.

Sucor memproyeksi IHSG dapat menembus posisi tertinggi sepanjang masa atau all time high pada level sekitar level 7.300-.7400 pada akhir 2023. Adapun IHSG menyentuh all time high pada level 7.318,01 di penutupan 13 September 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper