Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Siap Rebound Kejar 6.985, Rekomendasi Saham MAPI, BDMN, AGII

IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed dalam range level 6.840–6.985, ditopang data neraca perdagangan dan hasil RDG BI.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang berbalik menguat pada perdagangan Kamis (16/1/2023) dengan sejumlah rekomendasi saham pilihan. 

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih mustikoningsih menyampaikan pada perdagangan kemarin Rabu (15/2/2023), IHSG ditutup melemah 0,39 persen atau 27,31 poin ke level 6.914,53.

"IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed dalam range level 6.840–6.985," paparnya dalam publikasi riset.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia surplus pada periode Januari 2023 sebesar US$3,87 miliar. Tren surplus tersebut terus berlanjut selama 33 bulan berturut-turut.

Kinerja ekspor pada Januari 2023 terpantau tumbuh 16,37 persen YoY dari sebelumnya US$19,17 miliar pada Januari 2022 menjadi US$22,31 miliar. Hal tersebut mencerminkan solidnya permintaan global pasca penghapusan kebijakan zero covid policy di China. Sementara impor terpantau naik 1,27 persen YoY dibandingkan dengan kinerja impor di periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari mancanegara, Inggris melaporkan inflasi Januari 2023 di level 10,1 persen YoY, lebih rendah dari periode sebelumnya 10,5 persen YoY, dan lebih rendah dari konsensus 10,3 persen YoY.

Core inflation Januari 2023 tercatat turun menjadi 5,8 persen YoY, lebih rendah dibanding periode sebelumnya yang tercatat di level 6,3 persen YoY. Kontributor utama penurunan inflasi tersebut diantaranya dari sektor transportasi, restoran, dan hotel.

Sementara itu, People’s Bank of China (PBOC) mempertahankan suku bunga medium-term loan facility tenor 1 tahun tetap pada level 2,75 persen dan fasilitas pinjaman jangka menengah sebesar CNY499 miliar.

Saham - saham pilihan Ajaib Sekuritas

MAPI
Buy :1.520
TP :1.570
Stop loss: <1.480

MAPI bergerak strong uptrend di atas MA-5 dan MA-200 serta volume menguat. Berpotensi membentuk pola morning star dan lanjutkan penguatan yang didukung oleh stochastic oscillator golden cross.

Daya beli masyarakat Indonesia masih kokoh jadi kalis positif untuk industri ritel. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Januari 2023 di level optimis sebesar 123,0, serta lebih tinggi dari IKK pada bulan Desember sebesar 119,9. Pada kinerja 9M2022 MAPI catatkan laba bersih Rp1,5 triliun, sangat membaik dari periode 9M21 yang masih catatkan rugi bersih Rp83 miliar.

BDMN
Buy :2.840
TP : 2.930
Stop loss: <2.780

BDMN bergerak bullish berada di atas pergerakan MA-200 dan MA-20. MACD bar histogram berada di level positif dan MACD line berada di atas garis centerline.

BDMN bukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp3,4 triliun, atau melesat 105,6% YoY di sepanjang tahun 2022. Capaian tersebut ditopang oleh pendapatan bunga bersih (NII) sebesar Rp14,36 triliun dan beban operasional yang turun 15,5% YoY, menjadi Rp9,7 triliun. ROE BDMN juga mengalami akselerasi dari 4,06% di tahun 2021 menjadi 8,32% di tahun 2022.

AGII
Buy : 2.100
TP :2.170
Stop loss: <2.040

AGII terindikasi terjadi reversal dari fase bearish jangka pendek dan berpotensi membentuk pola double bottom. Volume stabil dan MACD bar histogram positif.

AGII terus lakukan ekspansi dengan menambah pabrik baru di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tegah. Nantinya AGII berkontribusi menjadi supplier pemasok gas industri untuk KCC Glass Corporation, serta pelanggan industri dan pelanggan kesehatan di wilayah Jawa Tengah.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper