Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Aldiracita Sekuritas Genjot Bisnis IPO dan Obligas Korporasi 2023

Aldiracita Sekuritas meningkatkan basis investor institusi seiring dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan bisnis penjaminan emisi obligasi dan IPO.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Aldiracita Sekuritas akan berupaya meningkatkan basis investor institusi seiring dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan bisnis penjaminan emisi obligasi dan IPO pada 2023.

CEO Aldiracita Sekuritas Rudy Utomo menyebutkan dirinya belum dapat memberikan target perusahaan sepanjang tahun 2023 mendatang. Ia menuturkan, rencana bisnis Aldiracita Sekuritas untuk tahun depan akan dibuat secara komprehensif pada November mendatang.

Meski demikian, ia menuturkan pihaknya akan fokus pada bisnis penawaran obligasi untuk tahun depan. Menurutnya, sudah ada beberapa perusahaan yang berdiskusi dengan Aldiracita Sekuritas terkait rencana penerbitan obligasi.

“Kita akan fokus IPO dan obligasi korporasi di tahun depan. Untuk targetnya belum bisa disebutkan secara pasti,” katanya saat dihubungi pada Jumat (28/10/2022).

Lebih lanjut, Aldiracita juga akan tetap mengembangkan bisnis penjaminan emisi efek atau underwriter. Menurutnya, jumlah IPO perusahaan yang dibawa oleh Aldiracita Sekuritas kemungkinan tidak akan sebanyak jumlah IPO untuk surat utang pada tahun 2023.

Seiring dengan hal tersebut, Rudy mengatakan pertumbuhan investor institusi perusahaan akan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan investor ritel.

“Kami akan fokus memperbanyak jumlah buyer obligasi, seperti manajer investasi, asuransi, dan lainnya,” kata Rudy.

Adapun, pada tahun depan Aldiracita Sekuritas masih akan mencermati sentimen resesi global dan dampaknya terhadap Indonesia. Menurut Rudy, Indonesia merupakan negara yang cukup resilien dalam menghadapi potensi resesi tahun depan seiring dengan kondisi makroekonomi yang positif.

Sebelumnya, Rudy juga mengatakan pihaknya tengah bersiap masuk ke pemasaran investor ritel melalui aplikasi online.

Aplikasi trading online yang dinamakan Strive tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor Aldiracita Sekuritas secara berkelanjutan. Meski demikian, ia tidak memberi rincian yang pasti terkait waktu peluncuran aplikasi ini.

“Aplikasi online kami akan diluncurkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Rudy.

Selain itu, Rudy menambahkan pihaknya juga akan meningkatkan literasi dan edukasi seputar dunia investasi. Langkah ini dilakukan ke berbagai kalangan masyarakat serta komunitas – komunitas terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper