Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Sentimen RUPST GOTO hingga Berburu Rumah Kecil

Sentimen RUPST GoTo menjadi salah satu berita pilihan yang diulas secara komprehensif di Bisnisindonesia.id. Selain berita tersebut, beberapa isu lainnya ikut diangkat, dilema BUJT bangaun proyek IKN, ambisi Mayora di pasar global hingga asa komoditas timah. 
Seremoni pencatatan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) di Bursa Efek Indonesia, Senin (11/4/2022). GoTo meraih dana Rp15,8 triliun dari IPO dan penjualan saham treasury./Istimewa
Seremoni pencatatan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) di Bursa Efek Indonesia, Senin (11/4/2022). GoTo meraih dana Rp15,8 triliun dari IPO dan penjualan saham treasury./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) GoTo kemarin menyetujui agenda private placement perseroan. Agenda ini menjadi sentimen pada pergerakan saham teknologi tersebut. 

GOTO mengadakan RUPST dengan 10 agenda, mulai dari pergantian komisaris, penawaran saham perdana secara internasional, penentuan gaji direksi dan komisaris, hingga private placement. Tampaknya, agenda persetujuan private placement menjadi yang paling banyak disorot.

Sentimen RUPST GoTo menjadi salah satu berita pilihan yang diulas secara komprehensif di Bisnisindonesia.id. Selain berita tersebut, beberapa isu lainnya ikut diangkat, dilema BUJT bangaun proyek IKN, ambisi Mayora di pasar global hingga asa komoditas timah. 

1. Sentimen RUPST dan Private Placement pada Kinerja Saham GOTO

Para pemegang saham menyetujui rencana perusahaan untuk melakukan private placement atau penambahan modal melalui emisi saham baru tanpa memberikan hak untuk memesan efek terlebih dahulu (PMT HMETD) bagi pemegang saham existing.

Perseroan berencana untuk melakukan private placement sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan, untuk dilaksanakan dalam satu tahun sejak tanggal persetujuan hari ini.

“Kami bersyukur telah menyelenggarakan RUPST pertama GoTo sebagai perusahaan terbuka dengan baik. Kami akan terus menjalankan bisnis dengan memperhatikan kepentingan seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan di dalam ekosistem kami," kata Andre dalam keterangannya, Selasa (28/6).

Setelah menumbuhkan bisnis dan meningkatkan kinerja GoTo pada tahun pertama integrasi, GoTo terus berkomitmen untuk dapat menyediakan layanan on-demand, e-commerce, dan financial technology terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara.

2. Kala BUJT Enggan Bangun Proyek Jalan Tol IKN, Sanggupkah APBN?

Jalan tol menjadi salah satu infrastruktur yang dibangun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur. 

Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2042, direncanakan akan ada sebanyak 4 ruas jalan tol yang akan dibangun. 

Pembangunan jalan tol ditujukan sebagai sistem jaringan transportasi guna meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayan pergerakan orang serta barang dan jasa yang akan berfungsi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di IKN Nusantara.

Dalam beleid itu juga tertulis rencana pengembangan sistem jaringan transportasi. Salah satunya sistem jaringan jalan yang terdiri dari jalan umum, jalan khusus, dan jalan tol. 

Untuk sistem jaringan jalan tol yang akan dibangun antara lain jalan Tol Balikpapan – Samarinda  Km 11 yang menghubungkan Junction Pulau Balang, jalan Tol Bandara Sepinggan yang menghubungkan jalan Tol Balikpapan – Samarinda. 

Lalu jalan Tol Bandara VVIP yang menghubungkan Outer Ring Road KIPP, dan jalan Tol Junction Pulau Balang yang menghubungkan KIPP IKN. Namun, BUJT dinilai enggan membangun proyek jalan tol IKN, seberapa kesanggupan APBN?

3. Kopiko & Ambisi Mayora (MYOR) di Pasar Global Lewat Drama Korea

Jenama Kopiko, produk permen kopi asal Indonesia belakangan ini sempat menjadi perbincangan bagi penikmat drama Korea atau K-drama di tanah air.  Salah satu produk dari emiten consumer, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) tersebut kerap kali muncul dalam beberapa judul drama Korea.

Dalam hal ini Mayora mencoba menangkap peluang dari demam drakor. Nampaknya, salah satu strategi tersebut cukup efektif bagi perseroan. Bukan hanya untuk penikmat drakor di Indonesia namun juga internasional. 

Tidak mengherankan, MYOR kembali gencar melakukan promosi dan distribusi secara internasional, saah satunya melalui promosi di serial drama Korea.

Direktur Global Marketing Mayora Indah Ricky Afrianto menjelaskan strategi promosi terutama produk permen Kopiko semakin terbuka pada tahun ini. Sejauh mana siasat Mayora untuk mengepakkan sayap di pasar global? 

4. Asa Komoditas Timah di Tengah Awan Mendung Logam

Komoditas logam timah memimpin kebangkitan logam dasar  pada pekan terburuknya sepanjang tahun setelah ekonomi China menunjukan sinyal pemulihan. Meski begitu, pandangan terkait pasokan global terbilang masih terbatas. 

Adapun keterbatasan pasokan global tersebut diproyeksikan oleh Goldman Sachs Group Inc. Indikator awal untuk aktivitas ekonomi China yang dilacak oleh Bloomberg menunjukkan peningkatan selama Juni lantaran pembatasan Covid-19 secara bertahap dilonggarkan. Secara keseluruhan, prospek kembali ke netral setelah memburuk selama dua bulan berturut-turut, namun pemulihan terlihat jelas. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (28/6/2022), permintaan logam China sangat lemah sepanjang kuartal pertama tahun ini. “Namun, tidak diragukan lagi kita melewati titik nadir dalam hal aktivitas,” tulis laporan tersebut

Meski begitu, logam industri masih berada di jalur penurunan secara kuartalan terbesar sejak krisis keuangan pada medio 2008 di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan industri di seluruh aspek ekonomi utama. 

5. Pasar Rumah Tipe Kecil Masih Gemuk dan Diburu oleh End User

Bagi konsumen yang tak bisa membeli rumah subsidi, rumah dengan harga Rp300 juta hingga Rp500 juta menjadi incaran. Rumah harga Rp300 juta hingga Rp500 juta merupakan pasar rumah yang gemuk. Pada kuartal IV tahun lalu, rumah di segmen ini banyak dicari oleh konsumen end user. 

Namun, di sepanjang tahun ini, naiknya harga bahan pokok dan berujung inflasi berdampak pada pembelian rumah tapak harga Rp300 juta hingga Rp500 juta. Daya beli masyarakat yang menurun, ditambah lagi pengutamaan pada kebutuhan pokok sehari-hari berimbas pada terkoreksinya pasar hunian segmen ini. 

Berdasarkan data Indonesia Property Watch (IPW), pada kuartal I tahun 2022, terjadi penurunan pasar properti rumah tapak harga Rp300 juta hingga Rp500 juta sebesar -18,5 persen. CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan memang saat ini harga rumah Rp300 juta hingga Rp500 juta tengah terdampak daya beli masyarakat.

Ke depan, rencana kenaikan suku bunga Bank Indonesia atau BI rate turut serta mengancam pasar rumah harga Rp300 juta hingga Rp500 juta yang akan semakin menurun. Kendati demikian, dia memproyeksikan apabila terjadi kenaikan BI Rate maka akan pergerseran konsumen segmen rumah, dimana segmen harga Rp500 juta- Rp750 juta beralih ke rumah harga Rp300 juta hingga Rp500 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rayful Mudassir
Editor : Rayful Mudassir
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper