Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Rawan Koreksi Lagi, Cek Saham ADMR, BBNI, AALI

Koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji level area 6,850-6,880 terlebih dahulu.
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (16/3/2022).

Tim Analis MNC Sekuritas dalam laporan hariannya menyebutkan, IHSG ditutup terkoreksi 0,5 persen ke level 6,918 pada perdagangan kemarin (15/3/2022).

Tim Analis menyebutkan, selama IHSG masih berada di atas 6,814 sebagai supportnya, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di wave (ii) dari wave [iii] pada label hitam sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji level area 6,850-6,880 terlebih dahulu.

Namun, apabila IHSG terkoreksi ke bawah 6,814 maka terdapat kemungkinan IHSG sedang menyelesaikan wave [ii] dari wave C .

Adapun level support berada di rentang 6.758 - 6.814, sementara resistance pada 6.930 hingga 7.000.

Beberapa saham yang menjadi pilihan MNC Sekuritas adalah sebagai berikut:

ADMR - Spec Buy (1,625)
Pada perdagangan kemarin (15/3), ADMR ditutup terkoreksi 1,2% ke level 1,625 diikuti dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami memperkirakan, selama ADMR tidak terkoreksi ke bawha 1,480, maka posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Hal tersebut berarti, koreksi ADMR akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 1,515-1,600
Target Price: 1,835, 2,000
Stoploss: below 1,480

BBNI - Buy on Weakness (8,075)
BBNI ditutup terkoreksi 0,3% ke level 8,075 pada perdagangan kemarin (15/3), pergerakan dari BBNI pun belum mampu break dari resistance di 8,200. Kami perkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada di awal wave [b] dari wave 5, sehingga BBNI rawan koreksi terlebih dahulu. Selama BBNI masih sanggup berada di atas 7,525, maka BBNI masih berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 7,775-7,950
Target Price: 8,350, 8,550
Stoploss: below 7,525

ELSA - Buy on Weakness (284)
ELSA ditutup terkoreksi 0,7% ke level 284 pada perdagangan kemarin (15/3). Kami memperkirakan, posisi ELSA saat ini sedang berada di akhir wave B dari wave (Y), hal tersebut berarti koreksi ELSA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 266-284
Target Price: 300, 326
Stoploss: below 252

AALI - Buy on Weakness (11,650)
AALI ditutup terkoreksi 2,1% ke level 11,650, koreksi AALI pun tertahan oleh MA20nya. Selama AALI masih bergerak di atas 11,250 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini AALI sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 3. Hal tersebut berarti, koreksi AALI akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 11,450-11,650
Target Price: 12,200, 12,925
Stoploss: below 11,250


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper