Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mirae Asset Optimistis Dapat Jangkau Lebih Banyak Investor Ritel

Maraknya aset kripto dan ketatnya persaingan antar sekuritas menjadi sejumlah tantangan utama yang dihadapi untuk menarik nasabah segmen ritel di pasar modal.
Fajrin Noor Hermansyah, Deputy Director Wealth Management PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (kiri), bersama Ari Pitojo Direktur PT Eastspring Investments Indonesia. Eastspring Investments Indonesia dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Rabu (17/2/2021) secara resmi mengumumkan kerja sama strategis untuk mendistribusikanreksa dana. Istimewa
Fajrin Noor Hermansyah, Deputy Director Wealth Management PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (kiri), bersama Ari Pitojo Direktur PT Eastspring Investments Indonesia. Eastspring Investments Indonesia dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Rabu (17/2/2021) secara resmi mengumumkan kerja sama strategis untuk mendistribusikanreksa dana. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mirae Asset Sekuritas mengungkapkan aset kripto yang menjamur dan persaingan antar sekuritas yang semakin ketat menjadi sejumlah tantangan utama yang dihadapi untuk menarik nasabah segmen ritel di pasar modal.

Deputy Director Wealth Management Mirae Asset Sekuritas Indonesia Fajrin Noor Hermansyah mengatakan, kenaikan popularitas aset kripto menjadi salah satu tantangan perusahaan sekuritas dalam meningkatkan jumlah investor, terutama investor ritel.

“Maraknya produk investasi lain seperti kripto, NFT dan lainnya dapat menurunkan minat calon nasabah berinvestasi di pasar modal,” jelasnya saat dihubungi pekan ini.

Selain itu, persaingan sekuritas untuk menjangkau segmen ritel juga dinilai semakin ketat. Menurutnya, saat ini sekuritas kian gencar mengincar segmen investor ritel mengingat prospeknya yang menarik.

Meski demikian, Fajrin menilai prospek pertumbuhan investor ritel pada tahun 2022 masih positif. Salah satu sentimen utama yang akan menopang pertumbuhan investor ritel tahun ini adalah semakin pesatnya perkembangan teknologi. Hal ini memungkinkan nasabah atau calon nasabah ritel memasuki pasar modal Indonesia.

“Dengan perkembangan ini, proses pendaftaran jadi relatif lebih mudah karena bisa dilakukan secara online. Namun menurut saya proses pendaftaran nasabah masih sangat perlu untuk lebih disederhanakan,” katanya.

Untuk menjangkau lebih banyak investor ritel, Fajrin mengatakan Mirae Asset akan terus meningkatkan ekspansinya. Mirae Asset akan melakukan ekspansi kantor perwakilan sekaligus memperbarui beberapa kantor perwakilan menjadi community center di Surabaya, investment house di Jakarta, dan trading & investment center di Medan.

Selain itu, Mirae Asset juga meluncurkan layanan prioritas dengan nama Sage Club untuk menargetkan nasabah dengan penerimaan besar atau high net worth individuals (HNWI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper