Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sukses Akuisisi SUPR, Saham Sarana Menara (TOWR) Menuju Rp1.540

Valuasi saham TOWR saat ini dinilai sangat menarik karena masih undervalue.
Halaman muka Laporan Tahunan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. 2017./ptsmn.co.id
Halaman muka Laporan Tahunan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. 2017./ptsmn.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Analis merekomendasikan beli saham emiten menara telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menyusul aksi perseroan mengakuisisi PT Solusi Tunas Pratama Tbk. (SUPR) baru-baru ini.

Analis Panin Sekuritas Restu Pamungkas mengatakan langkah Sarana Menara Nusantara mengakuisisi saham Solusi Tunas Pratama akan berdampak positif untuk kinerja emiten menara Grup Djarum tersebut.

Aksi akuisisi itu akan membuat perseroan menjadi pemilik menara telekomunikasi terbesar di Indonesia di bawah PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

“Kontribusi pendapatan dari sewa menara akan meningkat didorong kebutuhan menara untuk mendukung perluasan jaringan,” tulis Restu dalam riset yang dipublikasikan lewat Bloomberg, dikutip Selasa (5/10/2021).

Selain itu, TOWR juga masih akan diuntungkan oleh potensi perpanjangan kontrak jangka panjang oleh operator telekomunikasi mengingat tren kerja dari rumah (WFH) maupun sekolah dari rumah (SFH) akan terus mendorong permintaan trafik data.

Lebih lanjut, Restu memperkirakan emiten dengan kode saham TOWR ini berpeluang menambah menara sebanyak 5.780 unit sehingga total menara kelolaan perseroan menjadi 27.355 unit. Adapun, Mitratel yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. memiliki menara sebanyak 28.000 unit.

Dengan tambahan menara itu, penyewa menara TOWR diperkirakan bertambah menjadi 51.089 dan rasio tenancy menjadi 1,9 kali.

Walaupun TOWR lebih banyak menggunakan pinjaman bank untuk mendanai aksi akuisis ini, Restu menunjukkan neraca keuangan perseroan masih terlihat sehat. Adapun, utang bersih per EBITDA diperkirakan menyentuh 4,7 kali namun tetap cukup baik mengingat bakal ada tambahan penyewa di masa depan.

Dengan demikian, Restu memberikan rekomendasi beli untuk saham TOWR dengan target harga Rp1.540.

Senada, Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) David Arie Hartono juga merekomendasikan beli untuk saham TOWR dengan target harga Rp1.500. Dia mengingatkan bahwa valuasi saham TOWR saat ini sangat menarik karena masih undervalue.

David menilai valuasi TOWR akan segera menyesuaikan dengan potensi tambahan pendapatan setelah aksi perseroan bertumbuh secara anorganik.

Adapun, pendapatan dan EBITDA TOWR diperkirakan naik 20 persen per semester I/2021 mengingat SUPR memiliki pendapatan senilai Rp1,04 triliun dan EBITDA senilai Rp870 miliar.

“Alhasil, valuasi TOWR akan berada di 10,5 kali EV/EBITDA 2021 yang mana sangat menarik dan undervalue, dalam pandangan kami,” tulis David.

Secara umum, David menilai perusahaan menara telekomunikasi memiliki masa depan yang lebih cerah dan menarik dibandingkan operator telekomunikasi didukung oleh volatilitas bisnis yang rendah. Adapun, volatilitas rendah itu dapat dilihat dari kontrak yang didapatkan berjangka panjang dan tidak dapat dibatalkan.

Konsolidasi bisnis emiten menara juga menarik perhatian pelaku pasar. David menunjukkan konsolidasi ini masih akan berlanjut karena tidak banyak potensi divestasi aset menara di Indonesia saat ini.

“Kami memandang positif konsolidasi di sektor menara karena hal ini akan meminimalisir persaingan tingkat penyewa dengan operator telekomunikasi,” tulis David.

Di lantai bursa, saham TOWR ditutup turun 4,21 persen pada akhir perdagangan Selasa (5/10/2021). Sejak awal tahun, harga naik 30,21 persen dengan kapitalisasi pasar Rp63,77 triliun.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper